DPMD Kukar Finalisasi Tim Pendamping, Program Bantuan Rp150 Juta per RT Siap Dijalankan

redaksi

Fajarnews.co, Kutai Kartanegara, Kamis (04/06/2026) – Persiapan pelaksanaan Program RT-KU Terbaik terus dimatangkan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Program unggulan Bupati Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin tersebut direncanakan mulai berjalan pada 2026 dengan skema bantuan fiskal hingga Rp150 juta bagi setiap rukun tetangga (RT).

Sebagai langkah awal, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar saat ini menuntaskan pembentukan tim pendamping yang akan bertugas mengawal pelaksanaan program di lapangan. Kehadiran pendamping dinilai penting agar pengelolaan bantuan berjalan sesuai aturan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Kepala DPMD Kukar, Arianto, mengatakan seluruh perangkat regulasi yang menjadi dasar pelaksanaan program telah disiapkan pemerintah daerah. Salah satunya adalah peraturan bupati yang mengatur mekanisme pelaksanaan RT-KU Terbaik.

“Peraturan bupati sebagai landasan program sudah terbit pada akhir Mei lalu. Ini menjadi dasar untuk memulai tahapan implementasi di lapangan,” ujarnya.

Selain regulasi program, Pemkab Kukar juga telah menerbitkan aturan mengenai pembentukan tenaga pendamping atau Pendamping Dedikasi Kukar Idaman Terbaik (Pendekar). Pendamping akan ditempatkan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa dan kelurahan hingga tingkat RT.

Menurut Arianto, saat ini proses seleksi tujuh tenaga ahli pendamping tingkat kabupaten telah memasuki tahap akhir. Setelah masa sanggah berakhir tanpa adanya keberatan dari peserta, pemerintah segera menetapkan nama-nama yang lolos untuk bertugas mengawal program tersebut.

“Tahapan seleksi sudah selesai sampai masa sanggah dan tidak ada keberatan. Dalam waktu dekat tujuh tenaga ahli itu akan ditetapkan,” katanya.

Nantinya, para tenaga ahli tersebut memiliki tanggung jawab menyusun konsep, pedoman, serta mekanisme pelaksanaan RT-KU Terbaik agar dapat diterapkan secara seragam di seluruh wilayah Kukar. Mereka juga akan terlibat dalam penyusunan petunjuk teknis yang mengatur proses perencanaan, pelaksanaan hingga pertanggungjawaban penggunaan dana bantuan di tingkat RT.

Setelah tim resmi terbentuk, DPMD akan segera memfinalisasi petunjuk teknis program sebelum pelaksanaan secara penuh dimulai. Arianto menambahkan, para pendamping tingkat kabupaten nantinya akan menjadi koordinator pelaksanaan di 20 kecamatan dengan dukungan pendamping di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan.

Pemkab Kukar berharap keberadaan tim Pendekar dapat memperkuat pengawasan sekaligus memastikan Program RT-KU Terbaik berjalan transparan, akuntabel, dan mampu mendorong pembangunan berbasis lingkungan masyarakat hingga ke tingkat RT.

Related Post

Tinggalkan komentar