Fajarnews.co, Jakarta – Mantan Wakil Ketua DPR, Adies Kadir, mengaku menemukan fase paling tenang dalam perjalanan kariernya setelah resmi menjabat sebagai hakim konstitusi sejak Februari lalu. Ia bahkan menyebut, peran barunya di Mahkamah Konstitusi (MK) membawa dampak positif bagi kondisi kesehatannya.
Adies mengungkapkan bahwa perubahan gaya kerja yang lebih stabil dan minim tekanan menjadi faktor utama di balik peningkatan kesehatannya. Hal ini ia sadari setelah membandingkan hasil pemeriksaan medis rutin yang dijalaninya sebelum dan sesudah bergabung dengan MK.
“Biasanya hasil lab saya selalu ada catatan khusus. Tapi minggu lalu, semua hasilnya bersih. Alhamdulillah, semuanya bagus,” ujarnya saat ditemui di Gedung MK, Jakarta Pusat.
Menurutnya, ritme kerja di MK jauh berbeda dibanding profesi sebelumnya yang penuh mobilitas dan tekanan tinggi. Ia pernah meniti karier sebagai pengusaha, pengacara, hingga politisi—semuanya menuntut respons cepat dan sering kali mengorbankan waktu istirahat.
Kini, sebagai hakim konstitusi, ia merasakan pola kerja yang lebih teratur. Meski masih membawa berkas pekerjaan ke rumah, ia bisa mengatur waktu dengan lebih baik tanpa gangguan mendadak.
“Kalau dulu sering ada telepon tiba-tiba, harus berangkat ke sana-sini. Sekarang lebih tenang. Waktu istirahat juga lebih terjaga,” katanya.
Adies juga menyoroti pentingnya independensi lembaga dalam menciptakan suasana kerja yang kondusif. Ia menegaskan bahwa hakim konstitusi dapat bekerja tanpa tekanan atau intervensi dari pihak mana pun.
“Di sini kami benar-benar independen. Tidak ada tekanan. Itu yang membuat kerja jadi lebih fokus dan nyaman,” jelasnya.
Suasana kerja yang hangat dan penuh kekeluargaan di MK turut meninggalkan kesan mendalam baginya. Ia mengaku terharu saat pertama kali menghadiri acara pisah sambut hakim.
Tak hanya itu, Adies juga menyampaikan keyakinannya bahwa keputusan dirinya dan rekan sejawatnya, Liliek Prisbawono Adi, untuk bergabung dengan MK adalah langkah yang tepat.
Ia mencontohkan sosok senior mereka, Anwar Usman, yang terlihat berat meninggalkan MK sebagai bukti bahwa lembaga tersebut memberikan kenyamanan tersendiri bagi para hakimnya.
“Kalau melihat Pak Anwar Usman, terlihat sekali betapa beliau nyaman di sini. Jadi saya yakin, kami tidak salah memilih,” ucapnya.
Sebagai informasi, Adies Kadir resmi dilantik menjadi hakim konstitusi setelah mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada awal Februari 2026. Pengangkatannya didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 9/P Tahun 2026.



