Ribuan Warga Pesisir Hidup dari Aktivitas Bongkar Muat, Pemkab Kukar Perkuat Dukungan Sektor Maritim

redaksi

Fajarnews.co, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menilai aktivitas bongkar muat di wilayah perairan daerah memiliki peran penting dalam menopang perekonomian masyarakat pesisir. Sektor tersebut bahkan menjadi sumber penghasilan bagi sekitar 1.500 warga yang bekerja di kawasan Ship to Ship (STS).

Hal itu disampaikan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri usai melakukan pertemuan dengan Ketua Kadin Kukar Dedi Sudarya dan Ketua APBMI Kuala Samboja Loeis Subowo Saminanto di Tenggarong, Rabu (10/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Aulia menegaskan pemerintah daerah akan terus mendorong keterlibatan masyarakat lokal dalam berbagai aktivitas ekonomi maritim, termasuk kegiatan bongkar muat yang berlangsung di perairan Kukar.

“Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara mendukung penuh upaya pemberdayaan warga lokal untuk terlibat dalam proses bongkar muat yang dilakukan di perairan Kukar,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dipaparkan, kegiatan STS di Muara Jawa saat ini menyerap sekitar 800 tenaga kerja. Sementara itu, aktivitas serupa di wilayah Marangkayu memberikan pekerjaan kepada sekitar 700 orang. Total terdapat kurang lebih 1.500 warga Kukar yang menggantungkan penghasilan dari sektor tersebut.

Menurut Aulia, angka tersebut menunjukkan bahwa industri maritim memiliki kontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama yang bermukim di kawasan pesisir.

“Artinya ada sekitar 1.500 warga masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara yang memiliki pekerjaan di sektor tersebut. Insyaallah kesejahteraan mereka akan semakin membaik karena memiliki pekerjaan yang layak,” katanya.

Selain membahas penguatan aktivitas bongkar muat, pertemuan tersebut juga menyinggung peluang kolaborasi dalam pengelolaan infrastruktur pelabuhan milik daerah. Salah satu aset yang menjadi perhatian adalah Pelabuhan Amborawang yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan lebih optimal.

Pemkab Kukar, lanjut Aulia, siap memberikan dukungan dan fasilitasi sesuai kewenangan yang dimiliki pemerintah daerah sepanjang langkah tersebut berdampak positif bagi masyarakat.

“Selama itu berkaitan dengan kepentingan masyarakat, maka kami akan memberikan dukungan sesuai dengan porsi dan kewenangan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara,” tuturnya.

Melalui pengembangan sektor maritim, pemerintah berharap peluang kerja bagi masyarakat terus bertambah serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan, khususnya di wilayah pesisir Kukar.

Related Post

Tinggalkan komentar