Fajarnews.co, PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) nasional tetap dalam kondisi aman. Untuk jenis Pertalite dan Biosolar, rata-rata cadangan stok saat ini mampu memenuhi kebutuhan sekitar 15 hari, sementara stok BBM secara keseluruhan berada pada kisaran 14 hingga 40 hari, tergantung jenis produknya.
Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Taufik Aditiyawarman, menjelaskan bahwa perusahaan terus melakukan langkah percepatan distribusi dari terminal BBM menuju stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi antrean yang sempat terjadi di sejumlah daerah.
Menurutnya, Pertamina telah meningkatkan jumlah armada mobil tangki, menambah awak pengemudi, serta memperpanjang jam operasional pengiriman dan layanan SPBU agar penyaluran BBM berlangsung lebih cepat dan merata.
Taufik juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena stok BBM maupun LPG dipastikan tersedia dalam jumlah yang memadai. Fokus utama saat ini adalah mempercepat distribusi sehingga pasokan di setiap SPBU tetap lancar.
Untuk wilayah Sumatra, khususnya Medan yang sebelumnya mengalami antrean kendaraan, kondisi penyaluran dilaporkan kembali normal. Percepatan distribusi dalam beberapa hari terakhir didukung oleh penambahan armada, tenaga pengemudi, serta pengamanan dari aparat TNI dan Polri guna memastikan distribusi berjalan tanpa hambatan.
Pertamina menegaskan bahwa angka ketahanan stok selama 15 hari bukan berarti persediaan akan habis dalam kurun waktu tersebut. Angka tersebut hanya menunjukkan kapasitas stok yang tersedia di fasilitas penyimpanan pada satu waktu. Pasokan BBM bersifat dinamis karena setiap hari dilakukan distribusi ke masyarakat, sementara pengisian kembali terus berlangsung melalui produksi kilang dalam negeri maupun pasokan impor.
Dengan langkah optimalisasi distribusi dan penguatan armada logistik, Pertamina berharap kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan serta aktivitas di SPBU kembali berjalan normal di seluruh wilayah Indonesia.



