Koordinasi dengan Pertamina Terkait Antrean BBM, Pastikan Pasokan Tetap Aman

redaksi

Fajarnews.co, Pemerintah Kota (Pemkot) Medan melakukan koordinasi langsung dengan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut untuk memperoleh kepastian terkait antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Langkah tersebut dilakukan atas arahan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas sebagai bentuk respons terhadap keluhan masyarakat sekaligus memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dapat kembali berjalan normal.

Dalam pertemuan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Medan, Citra Effendi Capah, menjelaskan bahwa koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari pembahasan sebelumnya bersama Pertamina, Polda Sumatera Utara, Hiswana Migas, dan Direktorat Jenderal Migas.

Pada pertemuan terdahulu, Pertamina menyampaikan bahwa keterlambatan distribusi BBM dipicu oleh penyesuaian operasional armada mobil tangki, termasuk pergantian sejumlah pengemudi. Meski sempat diperkirakan kondisi akan segera membaik, antrean di sejumlah SPBU masih terjadi hingga pertengahan Juli.

Menurut Citra, masyarakat membutuhkan informasi yang jelas mengenai penyebab belum pulihnya distribusi BBM. Karena itu, Pemkot Medan meminta penjelasan terbaru sekaligus memastikan langkah percepatan yang tengah dilakukan Pertamina.

Selain berkoordinasi, Pemkot Medan juga mengerahkan personel Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja di beberapa SPBU untuk membantu mengatur lalu lintas dan menjaga ketertiban selama antrean berlangsung. Pemerintah daerah juga menyatakan siap memberikan dukungan apabila diperlukan guna mempercepat proses normalisasi distribusi.

Sementara itu, Sales Area Manager Retail Medan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Tito Rivanto, memastikan bahwa stok BBM di wilayah Medan dalam kondisi mencukupi. Menurutnya, antrean bukan disebabkan oleh kelangkaan pasokan, melainkan proses pembenahan sistem distribusi yang sedang berlangsung.

Sebagai upaya mengatasi kendala tersebut, Pertamina telah menambah jumlah armada mobil tangki, melibatkan pengemudi tambahan dari pihak eksternal, serta memperluas layanan SPBU yang beroperasi selama 24 jam.

Pertamina optimistis berbagai langkah tersebut dapat mempercepat pemulihan distribusi BBM sehingga pelayanan di seluruh SPBU kembali normal dan antrean kendaraan dapat segera terurai. Pemerintah Kota Medan pun berharap koordinasi yang terus dilakukan dapat memberikan kepastian bagi masyarakat sekaligus menjaga kelancaran aktivitas ekonomi di Kota Medan.

Related Post

Tinggalkan komentar