Fajarnews.co, Kutai Kartanegara – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memasuki tahap akhir seleksi tenaga pendamping desa “Pedekar Idaman”. Melalui rapat verifikasi dan penetapan hasil tes tertulis serta wawancara, DPMD memastikan tenaga pendamping yang lolos benar-benar memiliki kualitas terbaik.
Rapat berlangsung di ruang utama DPMD Kukar dan dibuka oleh Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa, Poino, S.IP., M.Si. Ia menegaskan bahwa proses ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bagian penting dalam memastikan pendamping desa mampu menjadi agen perubahan di wilayah binaannya.
Menurut Poino, seleksi yang digelar pada 3–4 Maret 2025 tersebut terdiri dari dua tahap utama, yakni tes tertulis dan wawancara. “Tes tertulis berfungsi untuk mengukur pengetahuan dan kompetensi, sedangkan tes wawancara digunakan untuk menilai komunikasi, motivasi, dan pemahaman kandidat,” ujarnya.
Dalam rapat verifikasi, tim seleksi yang melibatkan sejumlah pejabat dan perwakilan instansi melakukan evaluasi menyeluruh terhadap peserta yang telah mengikuti tahapan seleksi. Proses ini dilakukan secara objektif agar hasil akhir mencerminkan kebutuhan nyata desa serta visi pemberdayaan masyarakat.
DPMD menegaskan bahwa tenaga pendamping yang terpilih harus memiliki integritas, dedikasi, dan kemampuan untuk mendorong kemajuan desa secara berkelanjutan. Mereka diharapkan mampu beradaptasi dengan dinamika sosial serta menjadi penggerak partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Seleksi “Pedekar Idaman” menjadi instrumen penting bagi DPMD Kukar dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa. Program ini diharapkan menghasilkan pendamping yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki empati dan jiwa kepemimpinan tinggi.
Dengan tuntasnya proses seleksi ini, DPMD Kukar optimis para pendamping yang terpilih akan membawa semangat baru dalam membangun desa yang lebih mandiri, maju, dan sejahtera di tahun 2025.
Adv/DPMDKukar



