Fajarnews.co, Samarinda – Ratusan sopir truk menggelar aksi demonstrasi di depan Balai Kota Samarinda, Senin (24/8/2026). Mereka memprotes rencana Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda membatasi kupon subsidi bahan bakar minyak (BBM).
Dilansir dari Korankaltim.com, Massa mulai berdatangan sekitar pukul 10.00 WITA dengan membawa sejumlah truk yang kemudian diparkir di sekitar kawasan Balai Kota, Jalan Kusuma Bangsa.
Para sopir berkumpul dan menyampaikan sejumlah tuntutan. Mereka meminta pemerintah daerah mengevaluasi kembali rencana pembatasan kupon BBM subsidi yang dinilai berpotensi mengganggu aktivitas operasional angkutan truk.
Jumlah peserta aksi terus bertambah sehingga kawasan Balai Kota Samarinda dipadati massa dan kendaraan.
Sejumlah truk yang digunakan dalam aksi juga berada di ruas jalan sekitar lokasi demonstrasi. Kondisi tersebut membuat sebagian akses Jalan Kusuma Bangsa mengalami penyempitan dan arus lalu lintas di sekitar Balai Kota melambat.
Para sopir menilai pembatasan kupon BBM dapat berpengaruh langsung terhadap kegiatan mereka, terutama karena bahan bakar menjadi kebutuhan utama dalam menjalankan aktivitas angkutan.
Massa meminta Pemkot Samarinda mempertimbangkan kembali kebijakan tersebut sebelum diterapkan. Mereka berharap pemerintah membuka ruang dialog untuk mencari solusi yang tidak memberatkan para pengemudi truk.
Hingga Senin siang, aksi masih berlangsung di depan Balai Kota Samarinda. Massa terus menyampaikan aspirasi, sementara kepadatan kendaraan di sekitar lokasi demonstrasi masih terjadi.
Pemerintah daerah bersama pihak terkait diharapkan segera memberikan respons terhadap tuntutan massa dan mengatur arus lalu lintas agar aktivitas masyarakat di kawasan tersebut tetap berjalan.



