Subuh Mencekam di Loa Janan Ilir, Enam Bangunan Hangus Dilalap Api

redaksi

Fajarnews.co,SAMARINDA – Suasana tenang menjelang pagi di kawasan padat penduduk, Kecamatan Loa Janan Ilir, berubah menjadi kepanikan ketika kobaran api tiba-tiba membesar dan melahap deretan bangunan warga, Senin (23/3/2026) dini hari.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Soekarno Hatta Km 1, tepatnya di Gang Durian dan Durian 2. Api pertama kali diketahui muncul saat sebagian besar warga masih terlelap, membuat penyebarannya sulit dikendalikan pada menit-menit awal. Warga yang terbangun berusaha menyelamatkan diri dan barang seadanya, sementara api dengan cepat merambat ke bangunan lain yang berdiri berdekatan.

Salah satu warga mengaku kobaran api awalnya terlihat kecil sebelum tiba-tiba membesar. Dalam kondisi panik, warga hanya sempat menyelamatkan diri tanpa banyak barang yang bisa dibawa keluar dari rumah.

Kondisi permukiman yang berhimpitan serta material bangunan yang mudah terbakar membuat api dengan cepat menjalar. Sedikitnya enam bangunan terdampak dalam kejadian ini, terdiri dari lima rumah warga dan satu bangunan tempat ibadah. Petugas pemadam kebakaran bersama relawan dikerahkan ke lokasi dan berjibaku memadamkan api yang terus membesar.

Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena akses jalan yang terbatas serta api yang sudah terlanjur meluas. Setelah upaya intensif selama hampir dua jam, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya.

Akibat kejadian ini, sekitar lima kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, satu warga dilaporkan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan. Para korban sementara mengungsi ke rumah kerabat terdekat.

Beberapa jam setelah kejadian, sisa-sisa bangunan yang hangus masih menyisakan asap tipis. Warga tampak kembali ke lokasi untuk melihat kondisi rumah mereka yang kini telah berubah menjadi puing.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan awal mengarah pada sumber api dari salah satu bagian rumah warga. Petugas mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hingga dini hari, guna mencegah kejadian serupa.

Related Post

Tinggalkan komentar