Bandung Rusuh saat May Day, Massa Misterius Berpakaian Hitam Jadi Sorotan

redaksi

Fajarnews.co,Jakarta – Kerusuhan mewarnai peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Bandung pada Jumat (1/5) malam. Namun, polisi menegaskan bahwa aksi ricuh tersebut tidak melibatkan massa buruh.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudi Setiawan, menjelaskan bahwa unjuk rasa yang berlangsung tertib justru dilakukan oleh kelompok mahasiswa di sejumlah titik, seperti Jatinangor, Sumedang, hingga sekitar Gedung DPRD Jawa Barat. Sementara itu, kericuhan yang pecah di kawasan Jalan Tamansari disebut berasal dari kelompok lain yang tidak dikenal.

Menurutnya, sekitar 150 orang dengan penampilan serba hitam dan wajah tertutup terlihat berkumpul menjelang malam. Penampilan tersebut diduga sengaja digunakan untuk menyamarkan identitas. Aparat juga menemukan indikasi bahwa kelompok ini telah mempersiapkan aksi sejak awal.

“Mereka membawa botol berisi bahan bakar yang diduga molotov, serta berbagai benda keras,” ujar Rudi.

Situasi kemudian memanas ketika kelompok tersebut mulai melakukan perusakan. Sejumlah fasilitas umum menjadi sasaran, mulai dari lampu lalu lintas, videotron, hingga pos polisi. Aksi penyiraman bahan bakar juga sempat terjadi di beberapa titik.

Polisi menilai tindakan tersebut sebagai aksi kriminal yang membahayakan masyarakat. Oleh karena itu, aparat berkomitmen mengambil langkah tegas untuk menjaga keamanan dan melindungi warga Bandung dari dampak kerusuhan.

Meski sempat memanas, pihak kepolisian terus berupaya mengendalikan situasi agar tidak meluas.

Related Post

Tinggalkan komentar