Fajarnews.co, Kutai Kartanegara, Minggu (28/06/2026) – Pemerintah Kecamatan Samboja Barat terus berupaya memperkuat layanan air bersih bagi masyarakat melalui pengembangan jaringan distribusi dan pembangunan infrastruktur pendukung di sejumlah wilayah.
Camat Samboja Barat, Burhanuddin, mengatakan sumber air baku utama yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat berasal dari air permukaan Sungai Merdeka yang kemudian diolah menjadi air bersih sebelum didistribusikan kepada pelanggan.
Menurutnya, penggunaan air permukaan tersebut membuat pasokan air bersih di wilayah Samboja Barat tidak terdampak secara langsung oleh kondisi pesisir maupun intrusi air laut.
“Air baku yang digunakan berasal dari Sungai Merdeka dan diolah menjadi air bersih. Jadi bukan menggunakan pengeboran air tanah dalam, melainkan memanfaatkan air permukaan sungai,” ujarnya.
Burhanuddin menjelaskan, layanan air bersih saat ini telah menjangkau hampir seluruh wilayah di Kecamatan Samboja Barat. Khusus Desa Tani Bhakti, sistem penyediaan air bersih dikelola secara mandiri oleh masyarakat setempat.
Sementara itu, jaringan distribusi yang bersumber dari Sungai Merdeka telah melayani sejumlah desa, di antaranya Desa Karya Merdeka, Desa Bukit Merdeka, Desa Margomulyo, Desa Amborawang Darat, Desa Amborawang Laut, Desa Salok Api Darat, Desa Salok Api Laut, hingga Desa Argosari.
Selain mempertahankan layanan yang telah berjalan, pemerintah juga terus mengembangkan infrastruktur air bersih untuk meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Salah satu program yang tengah berjalan adalah pembangunan sistem penyediaan air bersih di Desa Argosari melalui kegiatan yang dilaksanakan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim). Proyek tersebut memiliki nilai investasi sekitar Rp25 miliar dan memanfaatkan sumber air permukaan yang diolah sebelum didistribusikan kepada masyarakat.
“Program di Argosari masih berjalan dan diharapkan dapat semakin memperkuat pelayanan air bersih bagi masyarakat,” katanya.
Jaringan distribusi dari kawasan Argosari juga mendukung pelayanan air bersih bagi masyarakat di wilayah Amborawang Darat dan Salok Api Darat. Di sisi lain, pengembangan jaringan perpipaan baru juga terus dilakukan dari Sungai Merdeka menuju sejumlah wilayah permukiman.
Pemerintah turut membangun reservoir atau penampungan air baru di kawasan Gunung Lampu yang merupakan salah satu titik tertinggi di Samboja Barat. Fasilitas tersebut nantinya akan berfungsi sebagai penyangga distribusi dan cadangan pasokan apabila terjadi gangguan pada jaringan utama.
Burhanuddin berharap berbagai pengembangan yang dilakukan dapat meningkatkan keandalan layanan air bersih sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus bertambah seiring perkembangan kawasan Samboja Barat.
“Dengan penguatan jaringan dan infrastruktur yang terus dilakukan, kami berharap pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat semakin optimal dan berkelanjutan,” tutupnya.



