Camping Jadi Primadona, Pantai Tanah Merah Dipadati Wisatawan Saat Libur Iduladha

redaksi

Fajarnews.co, Kutai Kartanegara – Momentum libur Hari Raya Iduladha dimanfaatkan banyak warga untuk menikmati wisata alam. Salah satu destinasi yang mengalami peningkatan kunjungan adalah Pantai Tanah Merah Tanjung Harapan di Kecamatan Samboja, terutama dari wisatawan yang memilih menghabiskan malam dengan berkemah di tepi pantai.

Keindahan pesisir yang berpadu dengan suasana teduh di bawah rindangnya pepohonan menjadikan kawasan tersebut sebagai pilihan favorit bagi pencinta aktivitas luar ruang. Selama libur panjang, jumlah pengunjung yang menginap di area camping tercatat meningkat tajam dibandingkan hari-hari biasa.

Pengelola Pantai Tanah Merah, Sugeng Hariyadi, mengungkapkan bahwa lonjakan wisatawan yang datang untuk berkemah terlihat cukup signifikan pada akhir pekan libur Iduladha tahun ini.

“Untuk malam ini jumlahnya diperkirakan sudah lebih dari seratus orang. Biasanya yang menginap hanya sekitar 40 sampai 50 orang, bahkan terkadang tidak sampai 20 orang,” katanya saat ditemui, Sabtu (30/5/2026).

Ia menilai tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa wisata berbasis alam terbuka semakin diminati sebagai alternatif mengisi waktu libur bersama keluarga maupun teman.

Meski demikian, pihak pengelola tetap menerapkan sejumlah ketentuan bagi pengunjung yang bermalam guna menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban kawasan wisata. Setiap peserta camping diwajibkan mengisi surat pernyataan sebelum mendirikan tenda.

Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah larangan membawa serta mengonsumsi minuman beralkohol di dalam area wisata.

“Semua pengunjung yang menginap harus mematuhi aturan yang telah disepakati. Jika ada pelanggaran tentu akan ada tindakan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Untuk tarif, wisatawan yang berkemah tidak dikenakan biaya tambahan. Mereka cukup membayar tiket masuk sebesar Rp10 ribu per orang, namun tetap harus melengkapi dokumen pernyataan bermaterai sebagai syarat administrasi.

Selain itu, pengunjung juga diimbau memperhatikan lokasi saat mendirikan tenda. Pengelola menyarankan agar tenda tidak dipasang terlalu dekat dengan pepohonan besar demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.

“Kami selalu mengarahkan pengunjung memilih area yang aman atau titik-titik yang sudah direkomendasikan petugas,” jelas Sugeng.

Selama masa libur, pengawasan di kawasan pantai juga diperketat. Petugas berjaga hingga dini hari untuk memastikan aktivitas wisata berjalan lancar dan pengunjung dapat menikmati suasana malam di Pantai Tanah Merah dengan aman.

“Petugas tetap siaga sampai sekitar pukul tiga pagi untuk memantau kondisi di lapangan,” pungkasnya.

Related Post

Tinggalkan komentar