Fajarnews.co,Kutai Kartanegara, Selasa (24/3/2026) – Di tengah meningkatnya mobilitas warga saat arus mudik dan balik Lebaran, kondisi memprihatinkan justru terlihat di jalur penghubung Desa Rantau Hempang menuju Desa Selerong. Kerusakan parah pada badan jalan membuat sejumlah kendaraan, khususnya mobil, kerap amblas saat melintas.
Warga setempat menyebut, kejadian kendaraan terperosok di jalan berlubang dan berlumpur bukan lagi hal baru. Kondisi ini bahkan dinilai sudah menjadi kejadian berulang yang belum mendapatkan penanganan serius.
“Sudah sering mobil amblas di sini, apalagi kalau habis hujan. Jalan jadi licin dan dalam,” ujar salah satu warga yang melintas.
Padahal, jalur tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari, termasuk distribusi barang dan mobilitas antar desa. Terlebih di momen Lebaran, jalan ini menjadi salah satu rute yang dilalui warga untuk bersilaturahmi dengan keluarga.
Alih-alih memberikan rasa aman dan nyaman, kondisi jalan yang rusak justru menimbulkan kekhawatiran bagi pengguna jalan. Warga berharap adanya perhatian dari pihak terkait untuk segera melakukan perbaikan, mengingat jalan tersebut memiliki peran vital dalam mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
Kerusakan jalan ini dinilai tidak hanya berdampak pada keselamatan pengguna, tetapi juga berpotensi menghambat roda perekonomian warga di wilayah tersebut. Hingga kini, masyarakat masih menunggu langkah konkret dari pemerintah untuk memperbaiki akses jalan yang kian memprihatinkan.



