Insiden Ponton Tabrak Keramba Warga Beberapa Hari Lalu, DPRD Kukar Desak Evaluasi Pengawasan Pelayaran Sungai

redaksi

Foto: Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani

Fajarnews.co, Kutai Kartanegara, Sabtu (10/01/2026) – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, menyoroti insiden ponton yang menabrak keramba milik warga di wilayah perairan Kukar yang terjadi beberapa hari lalu. Ia menilai kejadian tersebut menunjukkan masih lemahnya pengawasan terhadap aktivitas pelayaran sungai.

Menurut Ahmad Yani, aktivitas bongkar muat dan pelayaran sungai seharusnya mengutamakan aspek keselamatan. Setiap perusahaan yang beroperasi di sungai wajib memastikan prosedur keselamatan dijalankan dengan baik.

“Kejadian seperti ini seharusnya tidak boleh terjadi. Artinya ada yang perlu dievaluasi, terutama dari sisi pengawasan dan keselamatan pelayaran,” ujarnya.

Ia menyebutkan, insiden serupa bukan kali pertama terjadi di wilayah Kukar. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan yang lebih ketat dan berkelanjutan di sepanjang aliran sungai.

Ahmad Yani mendorong agar pihak-pihak yang memiliki kewenangan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas pelayaran, termasuk perusahaan pemilik ponton maupun kontraktor pelayaran.

Menurutnya, perlu kejelasan penyebab insiden, apakah murni faktor kelalaian manusia atau dipengaruhi kondisi alam seperti arus sungai yang kuat.

“Kita harus adil melihat persoalan ini. Harus dikaji apakah karena faktor manusia atau memang kondisi alam,” katanya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa perusahaan tetap memiliki tanggung jawab terhadap kerugian yang dialami masyarakat akibat insiden tersebut.

Ia berharap, penanganan kasus ini dapat segera diselesaikan dan menjadi momentum untuk meningkatkan pengawasan serta keselamatan pelayaran sungai, agar kejadian serupa tidak terulang dan tidak lagi merugikan masyarakat.

Related Post

Tinggalkan komentar