Fajarnews.co, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, terus mendorong pengembangan pariwisata berbasis potensi lokal. Salah satu fokus utama adalah Desa Sumber Sari, dengan puncak dan embungnya yang kian ramai dikunjungi masyarakat.
Camat Loa Kulu, Ardiansyah, menyebut kawasan ini kini menjadi destinasi favorit warga. Daya tarik semakin meningkat dengan hadirnya landmark tulisan “Kukar”, yang menjadi ikon baru kebanggaan desa.
“Puncak dan embung di Desa Sumber Sari kini jadi salah satu destinasi unggulan. Ikon ‘Kukar’ di sana juga menambah daya tarik wisata,” ujar Ardiansyah, Jumat (18/7/2025).
Pengembangan wisata mendapat dukungan penuh dari Pemkab Kukar. Kecamatan juga mendorong peningkatan kapasitas SDM desa agar pengelolaan pariwisata berjalan mandiri dan profesional.
Selain wisata alam, Kecamatan Loa Kulu juga menaruh perhatian pada pelestarian situs sejarah. Tugu Pembantaian di Desa Loh Sumber kini memiliki akses jalan lebih baik berkat program semenisasi. Peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2025 akan digelar di lokasi tersebut.
“Nilai-nilai sejarah seperti ini harus dijaga dan diwariskan. Kami dorong desa untuk merawat dan memanfaatkan situs sejarah sebagai sarana edukasi dan penguatan identitas lokal,” tegas Ardiansyah.
Kecamatan Loa Kulu bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Dinas Pendidikan Kukar untuk memastikan pengembangan pariwisata dan budaya selaras dengan program kabupaten. Ardiansyah juga mendorong desa-desa mengalokasikan Dana Desa untuk kebudayaan dan ekonomi kreatif.
“Kami terus fasilitasi desa-desa agar kearifan lokal tetap hidup dan berdaya. Ini adalah bagian dari strategi besar membangun desa lewat pariwisata dan pelestarian budaya,” tutupnya.
Adv/DisparKukar



