Fajarnews.co, Kutai Kartanegara – Musyawarah Cabang (Muscab) V Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Kutai Kartanegara resmi menetapkan Al Hifni A sebagai Ketua IKA PMII Kukar periode 2026–2031. Keputusan tersebut dihasilkan dalam forum yang berlangsung di Gedung Serbaguna DPRD Kukar, Tenggarong, Senin (29/06/2026) malam.
Al Hifni dipercaya memimpin organisasi alumni PMII menggantikan Upa Permana. Terpilihnya ia menandai dimulainya kepengurusan baru yang akan membawa arah dan program organisasi untuk lima tahun ke depan.
Usai ditetapkan sebagai ketua, Al Hifni mengatakan agenda awal yang menjadi fokus kepengurusannya adalah menyusun visi, misi, dan program kerja bersama seluruh jajaran pengurus. Seluruh rancangan tersebut nantinya akan dibahas lebih lanjut melalui Rapat Kerja Cabang (Rakercab) setelah struktur kepengurusan resmi terbentuk.
“Visi dan misi yang telah kami sampaikan akan dirumuskan bersama menjadi program organisasi. Setelah kepengurusan lengkap dan SK diterbitkan, seluruhnya akan dibahas dalam Rakercab sebagai pedoman kerja ke depan,” ujarnya.
Menurutnya, IKA PMII Kukar harus mampu menjadi organisasi yang tidak hanya aktif melakukan konsolidasi internal, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kontribusi para alumninya di berbagai sektor.
Ia menilai alumni PMII telah memiliki sejarah panjang dalam ikut mendorong pembangunan Kutai Kartanegara. Karena itu, peran tersebut harus terus diperkuat dengan menyesuaikan kebutuhan daerah dan perkembangan pemerintahan saat ini.
“Alumni PMII telah banyak mengambil bagian dalam pembangunan Kutai Kartanegara. Ke depan, kontribusi itu harus terus diperkuat agar mampu menjawab tantangan pembangunan yang terus berkembang,” katanya.
Selain mendorong kontribusi alumni, Al Hifni juga menjadikan pengembangan sumber daya kader sebagai salah satu prioritas utama kepemimpinannya. Ia meyakini PMII Kukar memiliki banyak kader yang telah terbukti memiliki kapasitas dan pengalaman sehingga perlu terus didorong untuk mengambil peran strategis di berbagai bidang.
Menurutnya, IKA PMII memiliki tanggung jawab untuk menjadi ruang yang mampu menghimpun, mengembangkan, sekaligus memperkuat jejaring para alumni agar dapat terus memberikan kontribusi positif bagi daerah.
Di sisi lain, penguatan kelembagaan organisasi juga menjadi perhatian dalam kepemimpinannya. Salah satu target yang ingin diwujudkan adalah menghadirkan sekretariat tetap sebagai pusat aktivitas organisasi.
Keberadaan sekretariat, kata Al Hifni, akan mempermudah koordinasi antaranggota, memperkuat konsolidasi organisasi, sekaligus menjadi tempat pelaksanaan berbagai program dan kegiatan IKA PMII Kukar.
“Kami akan berupaya menghadirkan sekretariat sebagai rumah bersama bagi seluruh alumni. Dengan begitu, koordinasi, komunikasi, dan konsolidasi organisasi dapat berjalan lebih optimal,” pungkasnya.



