Fajarnews.co,Jakarta – Tragedi maut terjadi di Grobogan, Jawa Tengah, saat sebuah minibus Toyota Avanza bertabrakan dengan Kereta Api Argo Bromo Anggrek pada Jumat (1/5) dini hari. Insiden tersebut merenggut empat nyawa dan meninggalkan duka mendalam bagi para korban.
Peristiwa nahas itu terjadi di perlintasan sebidang yang dikelola secara swadaya oleh warga, tepatnya di jalur Tuko–Sidorejo, Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon. Berdasarkan laporan kepolisian, kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.52 WIB.
Mobil yang membawa sembilan penumpang itu melaju dari arah Sidorejo menuju Purwodadi. Namun, saat melintasi rel kereta, kendaraan tiba-tiba mengalami kendala mesin mendadak mati tepat di atas jalur rel.
Di saat bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek melaju dari arah barat menuju timur. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tak dapat dihindari.
Benturan keras pun terjadi. Bagian depan kiri mobil dihantam kereta hingga kendaraan terpental sejauh kurang lebih 20 meter. Avanza tersebut kemudian menghantam tiang dan terlempar ke area persawahan di sekitar lokasi kejadian.
Pihak kepolisian menyebut faktor kelalaian pengemudi menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan. Selain itu, kondisi perlintasan yang tidak dilengkapi sistem pengamanan memadai juga memperbesar risiko terjadinya insiden.
Kasus ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan saat melintasi perlintasan kereta, terutama di jalur yang tidak memiliki penjagaan resmi.



