Kembangkan Eco Wisata Edukasi, Desa Pela Angkat Potensi Alam dan Budaya Lokal

redaksi

Eco Wisata Edukasi Desa Pela

Fajarnews.co, Kutai Kartanegara – Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun, mulai menonjolkan diri sebagai desa wisata yang berkarakter. Pemerintah desa kini tengah mengembangkan eco wisata dan wisata edukasi, yang menggabungkan pelestarian lingkungan dengan pemberdayaan masyarakat.

Kepala Desa Pela, Supyan Noor, menyampaikan bahwa potensi alam dan budaya di wilayahnya sangat besar untuk dijadikan daya tarik wisata.

“Pariwisata di Desa Pela diarahkan ke wisata edukasi dan wisata alam. Kita punya program edukasi tentang pesut Mahakam, tanaman gamut, dan pengelolaan danau,” ujarnya, Minggu (12/10/2025).

Menurutnya, pendekatan wisata edukatif ini sekaligus menjadi sarana pelestarian lingkungan. Masyarakat tak hanya menjadi penonton, tapi juga pelaku langsung dalam menjaga sumber daya alam yang ada.

“Kita ingin wisata yang tidak hanya dinikmati, tapi juga mengajarkan masyarakat untuk mencintai lingkungannya,” jelas Supyan.

Selain wisata edukasi, Desa Pela juga tengah mengembangkan wisata alam dengan konsep keasrian lingkungan. Pemerintah desa berkomitmen menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian.

“Kita tetap pertahankan keasrian alamnya. Penataan tata ruang desa kami lakukan agar pembangunan tidak merusak lingkungan,” katanya.

Ia menambahkan, sektor pariwisata ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi baru bagi warga setempat. Banyak masyarakat yang mulai membuka usaha kecil seperti warung, jasa perahu wisata, hingga penginapan sederhana untuk wisatawan.

“Dampaknya sudah mulai terasa. Warga semakin sadar potensi desanya. Wisata ini tidak hanya untuk menarik pengunjung, tapi juga membuka lapangan kerja bagi warga sendiri,” ungkapnya.

Namun, Supyan mengakui pengembangan wisata masih terkendala infrastruktur dan promosi. Akses jalan menuju kawasan wisata belum sepenuhnya memadai.

“Kalau aksesnya bagus, wisata pasti berkembang pesat. Karena itu, kami sangat berharap dukungan dari pemerintah daerah,” katanya.

Pemerintah desa juga tengah menyiapkan peta penataan kawasan wisata agar pengembangan pariwisata berjalan terarah. Rencana ini mencakup zonasi wisata, jalur akses, serta area konservasi yang tetap dijaga.

“Ke depan, kami ingin Pela dikenal bukan hanya karena alamnya, tapi juga karena masyarakatnya yang menjaga kelestarian. Wisata edukasi ini kami harap jadi identitas desa,” tutupnya.

Adv/DPMDKukar

Related Post

Tinggalkan komentar