Kecamatan Anggana Prioritaskan Bantuan Nelayan dan Pembangunan Infrastruktur

redaksi

Saluran berbagai bantuan bagi nelayan pesisir di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Sungai Meriam, Kecamatan Anggana dari Pemkab Kukar. Foto/Instagram/kecamatan_anggana

Fajarnews.co, Kutai Kartanegara – Kecamatan Anggana di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperlihatkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir. Melalui program Kukar Idaman Terbaik, bantuan bagi nelayan menjadi salah satu prioritas utama yang dijalankan pada tahun 2025.

Camat Anggana, Rendra Abadi, menegaskan bahwa program ini memang masih relatif baru berjalan, tetapi dampaknya sudah dirasakan oleh masyarakat. “Kalau Kukar Idaman Terbaik ini kan baru ya, masih program berjalan, tapi fokus kita tetap pada nelayan. Mulai dari kapal, mesin, perahu, hingga alat tangkap lain kita bantu,” ujar Rendra pada Rabu (13/8/2025).

Rendra juga menjelaskan bahwa penyaluran bantuan tidak hanya bersumber dari pemerintah kabupaten. Dukungan datang pula dari dinas terkait, KTK, bahkan pemerintah pusat, sehingga sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Dalam program tahun 2025, ia menekankan bahwa prioritas bantuan tetap menyesuaikan dengan kondisi nyata di lapangan. “Alat tangkap, perahu sampai mesin jadi prioritas. Tak hanya itu, untuk daratan seperti kolam pun tetap jadi perhatian,” ungkapnya.

Selain fokus pada sektor perikanan, perhatian besar juga diarahkan pada pembangunan infrastruktur pedesaan. Menurut Rendra, akses jalan antar desa sebagian besar sudah terkoneksi, tetapi masih ada jalan lingkungan yang belum tertangani sehingga tetap masuk dalam daftar pengerjaan.

Target pembangunan jalan di tahun 2025 cukup ambisius dengan menitikberatkan pada konektivitas antar desa. Saat ini, ratusan kilometer jalan sudah terhubung, dan rencana ke depan adalah mempermudah distribusi hasil tangkapan nelayan sekaligus memperlancar mobilitas warga.

Rendra menegaskan, semua rencana pembangunan tetap disesuaikan dengan kemampuan anggaran. “Yang penting kita terus pantau kebutuhan masyarakat dan sesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada,” pungkasnya.

Adv/DPMDKukar

Related Post

Tinggalkan komentar