Tragedi KM Nurul Salsa Naik Penyidikan, 4 Orang Tewas

redaksi

Fajarnews.co, Polisi meningkatkan penanganan kasus karamnya KM Nurul Salsa di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, ke tahap penyidikan. Kecelakaan laut yang terjadi pada pertengahan Juli 2026 tersebut menyebabkan empat penumpang meninggal dunia, sementara 15 orang lainnya masih dalam pencarian.

Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan mengatakan peningkatan status perkara dilakukan setelah penyidik menggelar perkara.

“Peningkatan status perkara tersebut ditetapkan melalui gelar perkara,” kata Didid dalam keterangannya, Sabtu (8/8).

Sebelum masuk tahap penyidikan, polisi telah melakukan serangkaian penyelidikan. Langkah tersebut mencakup pemeriksaan saksi, pengumpulan dokumen, serta pengamanan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kecelakaan kapal.

“Hingga perkara dinaikkan ke tahap penyidikan, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa kecelakaan laut KLM Nurul Salsa,” ungkapnya.

Salah satu barang bukti yang tengah diperiksa polisi adalah 37 unit life jacket. Selain itu, penyidik juga mengamankan sejumlah barang dan dokumen lain yang dinilai berkaitan dengan kejadian tersebut.

“Penyidik akan melakukan pendalaman lebih lanjut guna mengungkap secara terang rangkaian peristiwa, termasuk faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan laut tersebut dan segera menetapkan tersangka,” jelas Didid.

Polisi masih mendalami penyebab kapal karam serta kemungkinan adanya kelalaian atau faktor lain yang berkontribusi terhadap kecelakaan tersebut.

Didid menegaskan proses hukum akan dilakukan berdasarkan fakta dan alat bukti yang ditemukan selama penyidikan.

“Kami memastikan perkara ini ditangani secara profesional dan sesuai dengan prosedur hukum,” kata dia.

Related Post

Tinggalkan komentar