Fajarnews.co, Tim SAR gabungan terus melanjutkan proses evakuasi korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 yang terjadi di perairan utara Sumenep, Madura, Minggu (2/8). Hingga pukul 21.00 WIB, sebanyak 236 orang berhasil dievakuasi. Dari jumlah tersebut, 231 orang dinyatakan selamat, sementara lima lainnya meninggal dunia.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan data tersebut merupakan hasil rekapitulasi dari sepuluh kapal yang terlibat dalam operasi penyelamatan sejak insiden terjadi pada pagi hari.
“Update evakuasi pukul 21.00 WIB, selamat 231 orang, meninggal dunia 5 orang, total 236 orang,” kata Nanang.
Kapal Meratus Pematang Siantar menjadi armada yang mengevakuasi korban terbanyak dengan membawa 111 penumpang selamat dan dua korban meninggal. Kapal tersebut saat ini menuju Surabaya.
Sementara itu, TB Hasnur 26 berhasil menyelamatkan 65 penumpang serta mengevakuasi satu korban meninggal dan masih menunggu proses penjemputan.
Transco Arafura mengevakuasi 17 penumpang selamat yang kemudian dipindahkan ke KM Ferindo 1 untuk dibawa ke Pelabuhan Lembar, Lombok. Meratus Project 3 juga menyelamatkan 13 penumpang dan mengevakuasi satu korban meninggal.
Kapal Prakarsa Mas sempat mengevakuasi tujuh penumpang, namun satu orang kemudian dipindahkan ke Kapal Selaras Mas sehingga tersisa enam penumpang di atas kapal tersebut.
SC Aila XVII menyelamatkan sembilan penumpang yang selanjutnya dipindahkan ke KN SAR Permadi untuk dibawa menuju Kalianget, Sumenep.
Selain itu, Kapal Alcon Daniel mengevakuasi satu korban meninggal dan masih menunggu proses penjemputan. Kapal Selaras Mas membawa 13 penumpang selamat menuju Surabaya, sedangkan British Mentor menyelamatkan dua penumpang. Seorang penumpang lainnya berhasil diselamatkan oleh nelayan asal Ambunten, Sumenep.
Nanang menegaskan operasi pencarian masih terus dilakukan karena proses pendataan korban belum sepenuhnya selesai.
“Proses pencarian dan pendataan korban masih terus berlangsung hingga laporan ini disusun,” ujarnya.
KMP Mutiara Sentosa 2 yang melayani rute Surabaya menuju Makassar dilaporkan terbakar pada Minggu pagi saat mengangkut sekitar 250 penumpang.
Menurut Nanang, laporan pertama diterima Kantor SAR Surabaya dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB dan segera dikonfirmasi oleh operator kapal, PT Atosim Lampung Pelayaran.
“Kapal Penumpang Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makasar dengan POB sekitar 250 orang terbakar,” katanya.
Berdasarkan informasi dari pihak operator, nahkoda melaporkan kebakaran terjadi sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB di perairan utara Madura. Setelah laporan tersebut, komunikasi dengan kapal terputus.
Tim SAR kemudian melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menentukan posisi kapal. Hasil komunikasi menunjukkan kapal berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Buruan, Sapudi.
“Kondisi kapal hampir terbakar habis dan penumpang kapal berada di anjungan dan haluan,” ujar Nanang.



