Fajarnews.co, Sebanyak 29 orang yang terdiri dari 26 penumpang dan tiga awak KM Sumber Makmur berhasil diselamatkan setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami gangguan saat berlayar di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu pagi.
Proses evakuasi dilakukan oleh petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu setelah menerima laporan darurat dari salah seorang penumpang sekitar pukul 06.50 WIB.
Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, mengatakan tim penyelamat langsung diberangkatkan lima menit setelah laporan diterima menggunakan kapal penyelamat KM Satria Biru.
Sebanyak enam personel diterjunkan ke lokasi untuk memberikan bantuan dan memastikan seluruh penumpang dapat dievakuasi dengan aman.
KM Sumber Makmur diketahui berlayar dari Dermaga Rawasaban, Tangerang, menuju wilayah Kepulauan Seribu Utara. Dalam perjalanan, kapal mengalami kendala operasional yang diperparah oleh kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
Selain faktor cuaca, kapal juga diduga membawa muatan melebihi kapasitas yang aman sehingga perjalanan tidak dapat dilanjutkan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap keselamatan seluruh penumpang dan awak kapal.
Petugas kemudian memindahkan seluruh penumpang ke KM Satria Biru sebelum membawa mereka menuju Pulau Panggang. Sementara itu, KM Sumber Makmur ditarik ke pulau tersebut untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Sekitar pukul 07.30 WIB, seluruh penumpang dan awak kapal telah tiba di Pulau Panggang dalam keadaan selamat tanpa adanya korban jiwa maupun luka-luka.
Gatot mengingatkan pentingnya memperhatikan kapasitas angkut kapal serta kondisi cuaca sebelum berlayar guna mencegah terjadinya insiden serupa di perairan.
Nakhoda KM Sumber Makmur, Sadam, menyampaikan apresiasi kepada tim penyelamat yang bergerak cepat sehingga seluruh penumpang dapat dievakuasi dengan aman dan tepat waktu.



