Fajarnews.co, Pengurus Besar Ikatan Alumni BEM Nusantara melanjutkan rangkaian konsolidasi organisasi dengan menjadwalkan pertemuan bersama Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, pada Rabu (17/6). Agenda tersebut berlangsung setelah sebelumnya organisasi alumni mahasiswa itu bertemu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di Solo, Jawa Tengah.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari safari kebangsaan yang dilakukan menjelang pelantikan kepengurusan baru PB IKA BEM Nusantara pada 18 Juni 2026 di Jakarta. Organisasi itu mengaku ingin memperkuat komunikasi dengan tokoh nasional terkait isu kepemimpinan dan peran generasi muda.
Perwakilan PB IKA BEM Nusantara, Wahyu Irawan, mengatakan audiensi dengan sejumlah pemimpin nasional dimaksudkan untuk menyerap pandangan mengenai tantangan kebangsaan serta menyiapkan kader muda yang mampu berkontribusi bagi masyarakat.
Menurutnya, dalam pertemuan dengan Jokowi, pembahasan menyoroti pentingnya menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, dan menyiapkan generasi muda yang mampu menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan bangsa.
“Beliau menekankan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat soliditas, dan menyiapkan generasi muda yang mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat,” kata Wahyu.
Ia menjelaskan agenda pertemuan dengan Gibran juga akan membahas regenerasi kepemimpinan nasional. Organisasi alumni mahasiswa tersebut ingin mendorong lahirnya pemimpin muda yang adaptif, responsif terhadap perubahan, dan dekat dengan aspirasi masyarakat.
“Kami ingin membangun dialog yang konstruktif dengan para pemimpin bangsa. Bersama kedua tokoh tersebut kami membahas pentingnya menyiapkan estafet kepemimpinan nasional yang kuat, adaptif, dan dekat dengan aspirasi generasi muda,” ujarnya.
Wahyu menambahkan, komunikasi antara jaringan alumni mahasiswa dan pemimpin nasional dinilai penting agar generasi muda tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga terlibat aktif dalam menentukan arah kebijakan dan masa depan Indonesia.
Melalui konsolidasi yang tengah dilakukan, IKA BEM Nusantara berharap dapat menjadi wadah bagi alumni aktivis mahasiswa untuk memperkuat kolaborasi, membangun gagasan kebangsaan, serta menyiapkan generasi pemimpin yang memiliki semangat pengabdian dan kepedulian terhadap masyarakat.



