Fajarnews.co, Detik.com-Jakarta Kelompok Houthi di Yaman menyampaikan dukungan atas penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru Iran. Pengangkatan tersebut terjadi setelah wafatnya pemimpin sebelumnya, Ali Khamenei.
Melalui pernyataan yang disampaikan di media sosial, kelompok Houthi movement mengucapkan selamat kepada pemerintah dan rakyat Iran atas terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Revolusi Islam.
Houthi menilai pergantian kepemimpinan tersebut terjadi pada momen yang sensitif di kawasan, di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Kelompok itu menyebut pengangkatan Mojtaba sebagai kemenangan baru bagi kubu yang mendukung Revolusi Islam Iran.
Menurut mereka, kepemimpinan baru tersebut sekaligus menjadi sinyal kuat bagi pihak-pihak yang selama ini berseberangan dengan Teheran.
Sebelumnya, lembaga ulama Iran yakni Assembly of Experts secara resmi menetapkan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi negara tersebut. Nama Mojtaba memang telah lama disebut sebagai salah satu kandidat kuat penerus ayahnya.
Sementara itu, pemerintah Israel menyatakan akan terus memantau perkembangan politik di Iran setelah pergantian kepemimpinan tersebut. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, bahkan menegaskan bahwa negaranya tidak akan ragu menargetkan siapa pun pemimpin Iran yang dianggap melanjutkan ancaman terhadap Israel.
Pernyataan keras tersebut menambah ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang dalam beberapa waktu terakhir sudah memanas akibat konflik dan saling serang antara Iran dan sekutunya dengan Israel serta Amerika Serikat.



