Fajarnews.co, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan permintaan maaf kepada para pelanggan atas terganggunya operasional perjalanan kereta api di jalur Pantura Jawa Tengah. Gangguan tersebut terjadi pada lintas antara Stasiun Kaliwungu dan Stasiun Kalibodri, Kabupaten Kendal. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan bahwa kondisi itu disebabkan oleh luapan air akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis malam (15/1/2026).
Luapan air menyebabkan jalur rel terendam hingga setinggi kepala rel serta memicu terjadinya gogosan. Akibatnya, perjalanan sejumlah kereta api baik dari arah barat ke timur maupun sebaliknya terpaksa dihentikan sementara sebagai langkah antisipasi keselamatan. “Penghentian sementara perjalanan dilakukan sebagai langkah pengamanan. Keselamatan pelanggan dan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama,” kata Anne dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Jumat (16/1/2026).
Menindaklanjuti gangguan tersebut, petugas KAI langsung melakukan penanganan di lokasi terdampak. Setelah intensitas hujan berangsur menurun, jalur antara Stasiun Kaliwungu dan Stasiun Kalibodri kembali dapat dilalui pada Jumat dini hari. Meski demikian, KAI masih memberlakukan pembatasan kecepatan maksimal 40 kilometer per jam sambil menunggu proses perbaikan prasarana selesai.
Sumber:Kompas.com



