Feri Klotok Karam di Sungai Belayan, Mobil Pikap Berhasil Dievakuasi

redaksi

Fajarnews.co, Kutai Kartanegara – Kapal feri klotok yang melayani penyeberangan di Sungai Belayan, Desa Muai, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mengalami karam pada Rabu (19/8/2026).

Peristiwa tersebut terjadi di sekitar penyeberangan feri Desa Muai RT 09. Hingga pemantauan pada Rabu sore sekitar pukul 17.30 WITA, kapal masih berada dalam kondisi hampir tenggelam.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara itu, kru kapal berhasil mengevakuasi satu unit mobil pikap Isuzu Straga berwarna silver yang sebelumnya ikut terendam.

Saat dilakukan pemantauan, kondisi Sungai Belayan sedang surut. Bagian depan kapal masih terlihat di atas permukaan air, sedangkan sebagian besar badan kapal, termasuk lambung dan mesin, telah terendam air sungai yang keruh dan berlumpur.

Sejumlah ban bekas yang berfungsi sebagai fender terlihat mengapung di sekitar kapal. Kapal juga masih terikat menggunakan tali tambang yang disambungkan ke struktur tiang besi di sekitar dermaga untuk mencegah bangkai kapal terbawa arus.

Petugas telah melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian serta memastikan tali pengaman darurat tetap terpasang dengan kuat. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kapal bergeser atau hanyut dan mengganggu keselamatan pengguna jalur sungai.

Selain itu, petugas juga melakukan pengumpulan bahan keterangan serta pemantauan secara berkala di lokasi. Patroli dilakukan untuk mengawasi kemungkinan pergerakan kapal akibat perubahan arus dan kondisi pasang surut Sungai Belayan.

Hingga pemantauan terakhir, situasi di sekitar lokasi kejadian dilaporkan aman dan kondusif. Upaya penanganan serta pemantauan terhadap kapal yang karam masih terus dilakukan.

Related Post

Tinggalkan komentar