Fajarnews.co, Kutai Kartanegara – Hari Raya Idul Adha dimaknai Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sebagai momentum memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun daerah.
Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Rendi Solihin, menyampaikan hal tersebut usai melaksanakan Salat Idul Adha bersama masyarakat di Masjid Jami Tenggarong, Selasa (27/5/2026).
Menurut Rendi, Idul Adha tidak sekadar menjadi perayaan keagamaan dan ibadah kurban, tetapi juga mengandung nilai keikhlasan, kepedulian sosial, serta semangat saling membantu yang perlu diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Semangat Idul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan, kebersamaan, dan saling membantu. Pembangunan Kukar juga harus dibangun dengan semangat gotong royong antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai pembangunan daerah tidak akan berjalan maksimal apabila hanya mengandalkan pemerintah. Karena itu, keterlibatan masyarakat dinilai menjadi faktor penting agar program pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan warga.
Rendi menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Kukar terus mendorong partisipasi masyarakat melalui berbagai program berbasis lingkungan, salah satunya Program RT Terbaik. Program tersebut bertujuan meningkatkan kepedulian warga terhadap lingkungan sekaligus memperkuat kebersamaan antarwarga.
Melalui program itu, masyarakat didorong lebih aktif menghadiri rapat RT, menyampaikan usulan pembangunan, hingga menjaga kekompakan di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, lingkungan RT menjadi ruang paling dekat bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan daerah. Dari partisipasi di tingkat lingkungan itulah semangat besar membangun Kukar dapat tumbuh bersama.
Rendi berharap momentum Idul Adha tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial dan gotong royong sebagai fondasi pembangunan daerah yang kuat dan merata.



