Warga Bantah Tuduhan Perusakan Hutan, Soroti Maraknya Aktivitas di Luar Warung Panjang

redaksi

Fajarnews.co,Kutai Kartanegara, Kamis (30/04/2026) – Warga yang beraktivitas di kawasan Warung Panjang, Tahura Bukit Soeharto, membantah tudingan sebagai penyebab kerusakan hutan. Mereka justru menilai aktivitas perusakan terjadi di luar area tempat mereka berjualan.

Perwakilan warga, Abdul Ghani, menegaskan selama ini para pedagang berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan di sekitar lokasi usaha.

Ia menyebut, tidak ada penebangan pohon yang dilakukan secara sembarangan oleh warga, kecuali dalam kondisi tertentu yang membahayakan dan telah mendapat izin dari pihak berwenang.

“Kami tidak menebang pohon sembarangan. Kalau pun ada, itu karena membahayakan dan sudah melalui izin,” jelasnya.

Bahkan, ia mengaku pengawasan dari instansi kehutanan sebelumnya berjalan dengan baik dan justru mendukung upaya menjaga kawasan hutan.

Namun, kondisi berbeda dirasakan setelah kawasan tersebut masuk dalam pengelolaan IKN. Ia menilai justru terjadi kerusakan hutan di luar area Warung Panjang.

“Saya sedih melihat kondisi hutan setelah Warung Panjang, banyak yang sudah hilang,” ujarnya.

Menurutnya, aktivitas yang diduga menjadi penyebab kerusakan tersebut berada di kisaran Kilometer 55 hingga Kilometer 70, yang mengarah pada aktivitas perkebunan.

Ia juga menilai pengawasan terhadap aktivitas tersebut masih lemah.

“Di satu sisi kami diawasi, tapi di sisi lain pengawasannya justru tidak maksimal,” katanya.

Selain itu, warga juga mengingatkan agar rencana pembangunan rest area ke depan tidak mengorbankan lingkungan, terutama dengan menebang pohon yang ada.

“Kami berharap kalau dibangun rest area, tidak ada pohon yang ditebang,” tegasnya.

Warga juga menyampaikan keinginan agar fasilitas yang disediakan pemerintah benar-benar layak, mulai dari akses jalan, listrik, hingga ukuran tempat usaha yang memadai untuk kebutuhan keluarga.

“Kami butuh tempat yang layak, karena ini bukan hanya tempat usaha, tapi juga tempat tinggal,” pungkasnya.

Related Post

Tinggalkan komentar