Api Mengamuk di Kampung Baru Kota Bangun, Lima Rumah Musnah dalam Satu Jam

redaksi

Fajarnews.co,Kutai Kartanegara – Kebakaran melanda permukiman warga di Kampung Baru, RT 11, Desa Liang Ilir, Kecamatan Kota Bangun, pada Kamis (23/4/2026) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.45 WITA itu menghanguskan lima rumah dan berdampak pada tiga bangunan lainnya.

Laporan kebakaran diterima petugas Pos Sektor Kota Bangun sekitar pukul 01.53 WITA. Tim langsung bergerak ke lokasi dan tiba kurang dari 15 menit kemudian untuk melakukan pemadaman.

Besarnya kobaran api dipicu oleh kondisi bangunan yang sebagian besar berbahan kayu, sehingga api cepat merambat ke rumah di sekitarnya. Petugas bersama relawan dari sejumlah wilayah seperti Kota Bangun Ulu dan Kota Bangun Ilir dikerahkan untuk mengendalikan api.

Dalam penanganan tersebut, tim menggunakan armada tangki berkapasitas 3.500 liter dan 5.000 liter, serta mesin pompa portabel guna mempercepat proses pemadaman.

Komandan Pos Sektor Kota Bangun, Abdi Ratama, menyebut api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar satu jam. Setelah itu, petugas melanjutkan proses pendinginan hingga pukul 04.00 WITA dan bersiaga sampai pukul 04.40 WITA untuk memastikan kondisi benar-benar aman.

“Api bisa kami kuasai sekitar satu jam. Setelah itu dilakukan pendinginan agar tidak ada potensi kebakaran susulan,” ujarnya.

Hingga saat ini, data terkait korban maupun total kerugian masih dalam proses pendataan. Petugas memastikan proses pemadaman berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Di tengah kejadian, sempat beredar kabar yang menyebut adanya warga tertabrak mobil pemadam kebakaran. Namun informasi tersebut dipastikan tidak benar.

“Informasi soal armada kami menabrak warga itu tidak benar. Memang ada warga yang dievakuasi menggunakan ambulans, tetapi itu tidak berkaitan dengan operasional pemadam,” tegasnya.

Abdi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan tetap mengacu pada keterangan resmi.

Klarifikasi serupa disampaikan oleh Kepala Desa Liang Ilir yang menegaskan tidak ada keterlibatan kendaraan pemadam dalam insiden medis terhadap salah satu warga saat peristiwa berlangsung.

Related Post

Tinggalkan komentar