Fajarnews.co,Kutai Kartanegara – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan patroli keliling untuk memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah, khususnya di Kecamatan Tenggarong, Jumat (20/03/2026).
Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, mengatakan patroli tersebut melibatkan unsur pimpinan daerah, di antaranya Kapolres, Dandim, Kajari, perwakilan BIN, serta Sekretaris Daerah.
“Ya, tadi kami dari Forkopimda bersama Pak Kapolres, Pak Dandim, Pak Kajari, perwakilan BIN, serta Pak Sekda melakukan patroli keliling untuk memastikan kondisi keamanan dan ketertiban di Kutai Kartanegara, khususnya di Tenggarong,” ujarnya.
Dalam patroli tersebut, rombongan meninjau tiga masjid besar di Tenggarong yang akan menjadi lokasi pelaksanaan Salat Id. Hasilnya, seluruh lokasi dinyatakan dalam kondisi aman dan siap digunakan.
“Alhamdulillah, situasi berjalan dengan baik dalam menyambut persiapan salat Idulfitri besok. Kami meninjau tiga masjid besar dan semuanya dalam kondisi aman terkendali. Tidak ada masalah berarti, dan panitia masjid sudah siap,” jelasnya.
Ia menambahkan, potensi kendala nonteknis seperti cuaca hujan juga telah diantisipasi oleh panitia di masing-masing masjid.
Usai patroli, Forkopimda Kukar juga melepas pawai takbiran keliling di Kecamatan Tenggarong. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi dengan banyaknya peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat tinggi. Ini menjadi penanda baik bagi pemerintah daerah, karena partisipasi masyarakat juga mencerminkan dukungan terhadap pembangunan daerah,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Aulia Rahman Basri juga menyampaikan sejumlah imbauan kepada masyarakat, khususnya yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran.
Ia mengingatkan agar pengemudi memastikan kondisi kesehatan tetap prima, kendaraan dalam keadaan layak jalan, serta kelengkapan surat-surat kendaraan.
Selain itu, masyarakat juga diminta memastikan keamanan rumah yang ditinggalkan, seperti mematikan kompor dan mencabut aliran listrik guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya.



