Ketua DPRD Kukar Sambut Baik Usulan Wajah Sultan AM Idris di Mata Uang Rupiah

redaksi

Fajarnews.co,Kutai Kartanegara, Selasa (03/02/2026) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, merespons positif usulan pencantuman wajah Sultan Kutai Kartanegara dalam mata uang rupiah, khususnya Sultan Aji Muhammad Idris. Menurutnya, wacana tersebut merupakan bentuk penghargaan negara terhadap tokoh sejarah dan pejuang bangsa.

Ahmad Yani menilai, Kutai Kartanegara sebagai salah satu kerajaan tertua di Indonesia memiliki kontribusi besar dalam perjalanan sejarah nasional. Peran sultan tidak hanya sebatas simbol budaya dan pemerintahan daerah, tetapi juga berkaitan erat dengan perjuangan Republik Indonesia.

“Kalau kita bicara soal penghargaan terhadap para pejuang dan pendiri bangsa, tentu itu bisa saja dilakukan. Apalagi Kerajaan Kutai Kartanegara merupakan salah satu kerajaan tertua di Indonesia,” ujarnya.

Ia menyebutkan, sosok Sultan Kutai Kartanegara memiliki nilai simbolis yang kuat, tidak hanya bagi masyarakat Kalimantan Timur, tetapi juga bagi Kalimantan secara umum. Keberadaan sultan menjadi bagian penting dari sejarah pemerintahan dan identitas daerah.

Menurutnya, Kalimantan yang dikenal sebagai wilayah kaya sumber daya alam juga memiliki jejak sejarah dan tokoh-tokoh yang layak mendapatkan pengakuan nasional.

“Ini menjadi simbol bahwa Kalimantan tidak hanya dikenal karena kekayaan alamnya, tetapi juga memiliki nilai historis dan peran dalam perjalanan bangsa,” katanya.

Ahmad Yani secara khusus menyoroti Sultan Aji Muhammad Idris sebagai figur yang layak diusulkan. Ia menilai Sultan AM Idris tidak hanya berperan sebagai pemimpin kerajaan, tetapi juga sebagai pejuang Republik Indonesia.

“Salah satunya Aji Muhammad Idris sebagai pahlawan. Beliau bukan hanya sultan, tapi juga bagian dari perjuangan Republik,” jelasnya.

Ia menegaskan, apabila usulan tersebut direalisasikan sebagai bentuk penghargaan negara, DPRD Kukar siap memberikan dukungan penuh.

“Kalau kemudian itu diabadikan sebagai simbol perjuangan dan penghargaan negara, saya kira itu sangat baik. DPRD Kukar tentu mendukung apabila dijadikan gambar pada mata uang rupiah,” pungkasnya.

Related Post

Tinggalkan komentar