Ekspo UMKM di Erau Jadi Ruang Promosi dan Penggerak Ekonomi Lokal

redaksi

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, Thauhid Afrillian Noor

Fajarnews.co, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menjadikan rangkaian Erau sebagai momentum untuk menggerakkan perekonomian daerah. Dalam press release Minggu (7/9/2025), Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, Thauhid Afrillian Noor, menyatakan bahwa Ekspo UMKM akan digelar pada 21–28 September di Stadion Ronemang dan dirancang untuk memberi ruang promosi yang luas bagi pelaku usaha lokal.

Ekspo tersebut tidak hanya menampung stand UMKM, tetapi juga melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), badan usaha milik daerah (BUMD), serta pelaku usaha swasta dan usaha kecil menengah lainnya. Menurut Thauhid, keterlibatan berbagai pihak ini dimaksudkan agar ekosistem ekonomi lokal dapat saling mendukung dan membuka lebih banyak peluang pasar bagi produk-produk daerah.

“Kami ingin agar Erau tidak hanya menjadi ajang budaya, tapi juga memberi manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat,” ujar Thauhid.

Penyelenggara menargetkan hadirnya beragam produk unggulan mulai kerajinan tangan, kuliner khas, hingga produk kreatif yang siap dipromosikan dan dipasarkan selama ekspo berlangsung.

“Kami targetkan transaksi dan promosi produk lokal meningkat selama pelaksanaan,” tambah Thauhid, menekankan pentingnya eksposur pasar dan kesempatan transaksi langsung bagi UMKM.

Selain ekspo, rangkaian acara Erau juga dikemas dengan lomba budaya dan olahraga tradisional untuk menarik kunjungan publik. Salah satu daya tarik yang kembali digelar adalah lomba rumpat ikat yang sempat absen pada tahun lalu; penyelenggara berharap kembalinya lomba ini dapat menambah keramaian dan berdampak positif bagi para pedagang dan pelaku usaha setempat.

“Semakin banyak pengunjung, semakin besar manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat,” kata Thauhid.

Kesultanan Kutai turut memberi dukungan penuh terhadap konsep ekonomi ini. Pangeran Heriansyah, Ketua Panitia Adat, menyampaikan bahwa Erau harus menjadi ruang bersama yang tidak hanya merayakan adat, tetapi juga memperkuat kesejahteraan rakyat melalui peluang ekonomi.

“Kami mendukung upaya pemerintah agar Erau menjadi ruang bersama, bukan hanya untuk adat, tapi juga bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Pangeran Heriansyah.

Pemerintah berharap sinergi antara OPD, BUMD, pelaku usaha, dan UMKM selama Ekspo dapat menghasilkan dampak ekonomi jangka pendek berupa peningkatan transaksi, sekaligus membuka jejaring dan promosi jangka panjang untuk produk lokal.

Adv/DiskominfoKukar

Related Post

Tinggalkan komentar