Fajarnews.co, Kutai Kartanegara – Ketua DPC PDI Perjuangan Kutai Kartanegara, Rendi Solihin, menegaskan pentingnya membangun politik kejujuran di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menilai para pelaku politik.
Menurutnya, masyarakat kini semakin cerdas membedakan antara kerja nyata dan pencitraan sehingga pendekatan politik yang hanya mengandalkan gimmick tidak lagi efektif.
“Politik jujur itu penting. Masyarakat sekarang sudah pandai melihat mana yang jujur, mana yang hanya gimmick, mana yang pura-pura, atau yang hanya datang setiap lima tahun sekali,” ujarnya, Senin (29/06/2026).
Ia menilai masyarakat tidak lagi mudah dibohongi. Karena itu, seluruh kader diminta menghadirkan kerja nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Artinya masyarakat tidak bisa lagi dibohongi. Apa yang kita lakukan untuk masyarakat harus benar-benar nyata. Aspirasi maupun penyampaian melalui media sosial harus sesuai dengan kenyataan,” katanya.
Rendi menambahkan, politik kejujuran juga harus diwujudkan melalui sikap transparan dalam menjalankan aktivitas politik.
“Politik jujur juga berarti politik yang transparan. Ketika nanti ada yang berani menunjukkan dirinya bekerja untuk partai tertentu, tentu kita sama-sama mencatatnya. Masyarakat juga akan melihat dan bisa menilai sendiri,” tegasnya.



