Fajarnews.co, Kutai Kartanegara, Sabtu (06/06/2026) – Polres Kutai Kartanegara (Kukar) akan menggelar Operasi Patuh Mahakam 2026 selama 14 hari, mulai 8 hingga 22 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan menekan angka pelanggaran lalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas secara aman dan tertib.
Kasat Lantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli, S.I.K., M.Si., mengatakan operasi akan diawali dengan apel gelar pasukan di Mako Polres Kukar pada Senin (8/6/2026). Setelah itu, personel akan melaksanakan penindakan dan edukasi di sejumlah titik yang tersebar di wilayah Tenggarong hingga kecamatan-kecamatan lainnya di Kukar.
Menurut Fandoli, fokus utama operasi tahun ini adalah menurunkan angka pelanggaran lalu lintas dan mendorong masyarakat agar lebih disiplin saat berkendara. Dengan meningkatnya kepatuhan pengguna jalan, diharapkan keselamatan berlalu lintas juga semakin terjaga.
Dalam pelaksanaannya, Polres Kukar akan mengombinasikan penindakan melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), tilang manual, serta kegiatan preventif dan edukatif. Porsi tilang manual pun mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya.
“Untuk Operasi Patuh Mahakam 2026, sekitar 60 persen penindakan menggunakan ETLE, 30 persen melalui tilang manual, dan 10 persen kegiatan preventif serta edukasi kepada masyarakat,” ujar Fandoli.
Ia menjelaskan, peningkatan porsi tilang manual dilakukan untuk mengoptimalkan penegakan hukum terhadap berbagai pelanggaran yang ditemukan langsung di lapangan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan efek jera bagi para pelanggar sekaligus menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih tertib.
Selain penindakan, Satlantas Polres Kukar juga mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta menghindari aksi kebut-kebutan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Kami mengajak masyarakat untuk lebih tertib dalam berkendara dan berhati-hati di jalan raya. Kepada para orang tua juga kami harapkan dapat mengawasi anak-anaknya, terutama pada malam hari, agar tidak terlibat balap liar yang masih sering terjadi. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama,” tutupnya.



