Fajarnews.co, Kutai Kartanegara – Kehadiran Tangga Arung Square (TAS) sebagai pusat aktivitas ekonomi baru di Tenggarong turut membuka peluang bagi berbagai jenis usaha. Salah satunya adalah layanan terapi kesehatan berbasis kursi pijat yang dijalankan oleh NSC Terapi Sehat Barokah.
Usaha milik H. Jojo tersebut mulai beroperasi menjelang Hari Raya Idulfitri 2026 dan kini telah memasuki bulan ketiga. Berbekal pengalaman di dunia kesehatan, ia memberanikan diri menghadirkan layanan terapi yang sebelumnya belum banyak tersedia di Kutai Kartanegara.
“Usaha ini mulai berjalan sekitar seminggu sebelum Lebaran. Alhamdulillah sekarang sudah memasuki bulan ketiga,” ujar H. Jojo saat ditemui di TAS, Senin (1/6/2026).
Nama NSC yang digunakan sebagai identitas usaha ternyata memiliki makna tersendiri. Singkatan tersebut diambil dari nama ketiga anaknya, yakni Naufal, Safik, dan Caisa.
Menurut H. Jojo, ide menghadirkan terapi kursi pijat muncul setelah melihat banyak warga Tenggarong yang harus bepergian ke Samarinda untuk menikmati layanan serupa. Kondisi itu membuatnya optimistis membuka usaha tersebut di TAS.
Dengan memanfaatkan lokasi yang strategis dan fasilitas gedung yang dinilai representatif, ia yakin layanan terapi kesehatan memiliki peluang berkembang di tengah masyarakat.
“Sejak lama saya memang tertarik membuka usaha kursi pijat. Ketika melihat TAS memiliki tempat yang nyaman dan potensial, saya merasa ini waktu yang tepat untuk memulainya,” katanya.
Perkembangan usaha tersebut cukup menggembirakan. H. Jojo menyebut jumlah pelanggan terus meningkat, terutama saat akhir pekan. Pada Sabtu dan Minggu, kursi pijat yang tersedia kerap digunakan secara bergantian oleh pengunjung.
Sebaliknya, jumlah pelanggan pada hari kerja masih fluktuatif sehingga pendapatan usaha belum stabil setiap harinya.
Untuk menarik minat masyarakat, NSC Terapi Sehat Barokah menawarkan sejumlah pilihan layanan dengan harga yang relatif terjangkau. Tarif terapi dibanderol mulai Rp15 ribu untuk durasi 15 menit, Rp28 ribu untuk 30 menit, Rp40 ribu untuk 45 menit, dan Rp55 ribu untuk layanan selama satu jam. Khusus hari Jumat, tersedia promo terapi 15 menit dengan biaya Rp12 ribu.
Selain layanan terapi, pelanggan juga dapat memanfaatkan pemeriksaan tekanan darah secara gratis. Pihak usaha juga memberikan satu kali layanan tanpa biaya bagi pelanggan yang telah mengumpulkan 10 kupon kunjungan.
Dalam mengembangkan usahanya, H. Jojo telah menginvestasikan tiga unit kursi pijat dengan nilai puluhan juta rupiah. Penambahan unit tersebut dilakukan untuk mengurangi antrean yang kerap terjadi saat jumlah pengunjung meningkat.
“Kalau akhir pekan pendapatan bisa lebih dari satu juta rupiah per hari. Sedangkan hari biasa berkisar antara Rp500 ribu sampai mendekati satu juta rupiah,” ungkapnya.
Ke depan, ia berharap aktivitas perdagangan dan kunjungan masyarakat ke Tangga Arung Square terus meningkat. Menurutnya, semakin ramai kawasan tersebut, semakin besar pula dampak positif yang dirasakan para pelaku usaha.
Ia juga mendorong adanya penambahan fasilitas pendukung yang dapat menjadi daya tarik baru bagi masyarakat. Kehadiran sarana hiburan maupun pusat kebutuhan sehari-hari yang lebih lengkap diyakini mampu membuat TAS berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi dan rekreasi di Tenggarong.
“Kalau fasilitas semakin lengkap, masyarakat punya lebih banyak alasan untuk datang. Dampaknya tentu akan membantu seluruh pelaku usaha yang ada di kawasan ini,” tutupnya.



