Fajarnews.co, Warga Tangerang dibuat resah setelah video sosok menyerupai pocong viral di media sosial dan memicu kepanikan di sejumlah kawasan permukiman. Menanggapi fenomena tersebut, Polda Banten meminta masyarakat agar tidak mudah terpancing isu yang belum terbukti kebenarannya.
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, menegaskan bahwa masyarakat perlu tetap tenang dan lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi. Ia juga meminta warga segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
“Jangan mudah percaya dengan informasi yang belum jelas sumbernya. Jika ada hal mencurigakan, segera hubungi pihak kepolisian atau layanan 110 yang aktif selama 24 jam,” ujar Maruli, Kamis (21/5).
Menyikapi keresahan warga, Polda Banten bersama Polresta Tangerang meningkatkan patroli malam di sejumlah titik rawan. Polisi juga menginstruksikan personel di tingkat Polsek dan Bhabinkamtibmas untuk lebih aktif melakukan patroli dialogis, terutama saat malam hingga dini hari.
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi M. Indra Waspada Amirullah, menyebut pihaknya tengah menyelidiki kemungkinan adanya unsur kesengajaan di balik kemunculan “pocong jadi-jadian” tersebut. Polisi menduga aksi itu bisa saja dimanfaatkan untuk menciptakan ketakutan warga dan membuka peluang tindak kriminal.
“Kami tidak ingin situasi ini dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan kejahatan seperti pencurian atau gangguan keamanan lainnya,” tegasnya.
Selain patroli kepolisian, aparat juga mengajak masyarakat kembali menghidupkan ronda malam atau siskamling guna menjaga keamanan lingkungan. Langkah itu dinilai efektif untuk mencegah aksi kriminal sekaligus meredam kepanikan warga akibat isu yang beredar luas di media sosial.



