Wayan Nurasta Wibawa Resmi Pimpin Lapas Tenggarong, Komitmen Lanjutkan Program dan Berantas Narkoba

redaksi

Fajarnews.co,Kutai Kartanegara – Kepemimpinan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), resmi berganti. Jabatan Kepala Lapas kini diemban I Wayan Nurasta Wibawa, menggantikan Suparman.

Serah terima jabatan dirangkai dengan pisah sambut yang berlangsung di Pendopo Odah Etam, Jumat (17/4/2026) malam. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur, Endang Lintang Hardiman, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, unsur Forkopimda, serta sejumlah kepala lapas di Kaltim.

Kepala Lapas Tenggarong yang baru, I Wayan Nurasta Wibawa, menegaskan akan melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus melakukan peningkatan di berbagai sektor pembinaan.

“Program yang sudah berjalan baik tentu akan kami teruskan, bahkan kami dorong agar lebih optimal dan berdampak luas,” ujarnya.

Wayan menyebut, dirinya telah menerima sejumlah arahan dari pejabat sebelumnya sebagai bahan evaluasi dan pijakan awal dalam menjalankan tugas. Pengalaman bertugas di Kalimantan Timur, termasuk saat memimpin Lapas Nunukan, juga menjadi modal penting.

“Tantangan pasti ada, tapi dengan dukungan semua pihak, baik internal, Forkopimda, maupun pemerintah daerah, kami optimistis bisa menjalankan amanah ini dengan baik,” katanya.

Ia juga menaruh perhatian serius pada upaya pemberantasan narkoba di dalam lapas, serta penguatan program pembinaan bagi warga binaan agar lebih mandiri.

“Kami ingin memastikan Lapas Tenggarong benar-benar bersih dari narkoba, sekaligus menciptakan warga binaan yang memiliki keterampilan dan kemandirian,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjenpas Kaltim, Endang Lintang Hardiman, menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja.

“Pergantian ini adalah hal yang biasa dalam organisasi, sebagai bentuk penyegaran dan peningkatan kualitas pelayanan,” jelasnya.

Ia menilai, rekam jejak I Wayan saat memimpin Lapas Nunukan menunjukkan hasil positif, khususnya dalam pengembangan program pembinaan berbasis edukasi.

“Kalau melihat kinerja beliau di Nunukan, program pembinaannya berkembang sangat baik dan bisa menjadi contoh,” ungkapnya.

Endang berharap capaian tersebut dapat diterapkan di Lapas Tenggarong. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk turut mengawal kinerja lembaga pemasyarakatan secara terbuka.

“Mari kita kawal bersama secara transparan. Jika ada kekurangan, kita perbaiki bersama demi kemajuan,” pungkasnya.

Related Post

Tinggalkan komentar