Fajarnews.co, CNN Indonesia Tangerang Selatan – Sebuah video yang menampilkan dugaan tindak kekerasan terhadap pengemudi taksi online di Jalan Raya Puspitek, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, ramai diperbincangkan di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, sopir terlihat dalam kondisi tangan terborgol saat seorang pria diduga melakukan tindakan kekerasan. Bahkan, korban tampak dijatuhkan hingga terhempas ke badan jalan. Kejadian ini disebut-sebut berawal dari insiden senggolan antara dua kendaraan yang kemudian memicu ketegangan di lokasi.
Situasi semakin memanas ketika seorang pria yang mengaku sebagai aparat mendatangi pengemudi taksi online itu. Dalam video yang beredar, pria tersebut diduga melakukan tindakan represif terhadap korban.
Unggahan video tersebut, salah satunya dibagikan melalui akun Instagram @daschamindonesia, langsung memicu beragam tanggapan dari warganet. Banyak yang mempertanyakan prosedur penanganan insiden di lapangan serta meminta aparat menindaklanjuti peristiwa itu secara transparan.
Menanggapi viralnya video tersebut, Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Wira Graha Setiawan membenarkan bahwa pihaknya telah menerima informasi terkait kejadian tersebut dan tengah melakukan penelusuran.
“Iya benar, anggota sudah kami arahkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengumpulkan keterangan,” ujarnya, Senin (2/3).
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan tetap menunggu hasil penyelidikan resmi. Polisi memastikan akan mendalami kronologi kejadian serta memeriksa pihak-pihak yang terlibat guna memastikan fakta yang sebenarnya.
Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung.



