Setahun di Relokasi, Pedagang Segera Tempati Pasar Tangga Arung Lagi

redaksi

Plt Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah. (Ist)

Fajarnews.co, Kutai Kartanegara – Setelah lebih dari setahun berdagang di area sementara Pasar Lapangan Pemuda, para pelaku usaha kini bersiap kembali menempati bangunan Pasar Tangga Arung. Kepastian itu menandai langkah baru pemulihan aktivitas niaga di pusat kota.

Pemindahan pedagang direncanakan berlangsung pada penghujung Desember. Pemerintah daerah menargetkan pasar siap beroperasi kembali setelah seluruh tahapan relokasi dirampungkan.

Plt Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah, menyebut penyelesaian bangunan Pasar Tangga Arung ditetapkan rampung akhir Desember 2025. Setelah itu proses pemindahan dilakukan secara bertahap.

Tercatat 703 pedagang akan kembali menempati lapak baru. Pemerintah daerah memastikan seluruh proses penataan dilakukan dengan sistematis agar penempatan lebih tertib dan sesuai aturan.

Sayid menerangkan, tahapan relokasi dimulai dari sosialisasi yang digelar dua pekan lalu. Dalam pertemuan tersebut, pedagang menerima pemaparan terkait tata tertib penggunaan kios, mekanisme retribusi, hingga aturan teknis pemanfaatan los.

“Sosialisasi ini penting agar pedagang memahami hak dan kewajibannya. Lantai dasar diperuntukkan untuk penjual pakaian, sementara lantai atas difokuskan bagi usaha kuliner,” jelasnya, Jumat (05/12/2025).

Tahap berikutnya yaitu pendaftaran ulang bagi seluruh pedagang yang sebelumnya sudah terdata saat relokasi dua tahun lalu. Verifikasi dilakukan untuk memastikan data valid, termasuk adanya perubahan identitas maupun pedagang yang sudah tidak aktif.

Dari pendataan terbaru ditemukan tiga pedagang telah meninggal dunia. Data tersebut lalu diperbarui dan dilaporkan kepada Bupati serta Sekda. Setelah verifikasi selesai, proses pengundian lapak akan digelar dengan sistem digital untuk menjamin keterbukaan.

“Nomor lapak akan ditentukan melalui undian. Semua pedagang punya peluang yang sama, tidak ada pemilihan lokasi secara khusus,” tegasnya.

Pemkab Kukar menargetkan pasar resmi beroperasi 1 Januari. Bahkan ada wacana peresmian dilakukan bersamaan malam pergantian tahun dengan berbagai agenda hiburan dan kegiatan religi.

Pasar Tangga Arung dipersiapkan sebagai area perdagangan semi-modern yang bersih dan ramah pengunjung. Aktivitas pasar basah seperti pemotongan ayam, penjualan daging maupun ikan segar tidak diizinkan.

Jam operasional pasar akan dimulai sejak pagi hingga pukul 24.00 WITA, dengan fokus pada wisata kuliner malam serta ruang rekreasi keluarga. Sistem parkir menerapkan mekanisme digital bekerja sama dengan pihak ketiga, namun transaksi tunai masih berlaku sebagai masa transisi.

“Akses masuk dan keluar kendaraan sudah melalui kajian amdal lalu lintas bersama Dishub. Harapannya arus kendaraan tetap lancar dan tidak menimbulkan penumpukan,” ungkapnya.

Dengan persiapan yang hampir final, Disperindag Kukar optimistis pasar tersebut akan menjadi ikon baru perniagaan di Tenggarong.

“Kami ingin Pasar Tangga Arung menjadi tempat yang tertata, nyaman, dan memberi manfaat besar bagi pedagang maupun warga,” tutupnya. (jnl)

Related Post

Tinggalkan komentar