Festival Mecaq Undat Tabang Hidupkan Kembali Semangat Adat Dayak Kenyah

redaksi

Fajarnews.co, Kutai Kartanegara – Dalam suasana penuh semangat adat dan kebersamaan, Festival Budaya Mecaq Undat kembali digelar di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Kegiatan tahunan yang berlangsung pada 1–5 Mei 2025 ini diselenggarakan di dua desa, yakni Ritan Baru dan Tukung Ritan, dengan menampilkan kemeriahan budaya khas Dayak Kenyah.

Festival ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Dayak Kenyah untuk merayakan dan melestarikan warisan leluhur mereka. Melalui berbagai kegiatan adat, hiburan, serta perlombaan tradisional, acara tersebut menghidupkan kembali nilai-nilai persatuan dan gotong royong di tengah masyarakat.

Selama lima hari, para pengunjung disuguhi beragam acara bernuansa budaya. Lomba menyumpit, permainan tekulahlu, serta lomba menari diikuti mulai dari anak-anak hingga orang tua. Bahkan ibu-ibu pun turut berpartisipasi dalam kegiatan senam sehat yang menambah kehangatan suasana.

Ritual menumbuk beras pada puncak acara tanggal 5 Mei menjadi simbol rasa syukur, kesuburan, dan persatuan masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Lamin Biro, rumah adat Dayak Kenyah yang menjadi lambang kebersamaan dan solidaritas warga Tabang.

Kepala Desa Tukung Ritan, Ubang Uluy, menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari semangat gotong royong antara pemerintah desa, warga, dan perusahaan sekitar. “Kami susun kepanitiaan dan waktu pelaksanaan sejak jauh hari. Festival ini milik kita bersama. Jadi, kita pastikan semuanya berjalan lancar dan meriah,” tutur Ubang.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Pariwisata. Plt Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Ivan Ahmad, menegaskan komitmen pihaknya untuk memperkuat promosi festival ini agar dikenal luas. “Inisiatif budaya seperti Festival Mecaq Undat sangat patut diapresiasi. Kami hadir untuk memperluas jangkauan promosi agar gaungnya terdengar tidak hanya di Kukar, tetapi juga di luar daerah,” ujar Ivan.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Dispar Kukar memproduksi video teaser khusus yang menampilkan keunikan budaya Tabang. Video ini akan disiarkan di kanal resmi pemerintah serta media sosial agar masyarakat luas dapat mengenal lebih dekat tradisi Dayak Kenyah.

Selain menjadi wadah pelestarian budaya, festival ini juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat. Para pelaku UMKM lokal menjajakan berbagai produk seperti makanan tradisional, kerajinan tangan, dan suvenir khas Tabang kepada pengunjung. “Festival ini contoh nyata gotong royong modern, di mana semua pihak berkontribusi menjaga

Adv/DisparKukar

Related Post

Tinggalkan komentar