Dispar Kukar Gandeng Influencer Promosikan Pariwisata Lewat Media Sosial

redaksi

Fajarnews.co, Kutai Kartanegara – Di tengah era digital yang kian berkembang, strategi promosi pariwisata di Kutai Kartanegara (Kukar) kini bertransformasi. Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar mulai meninggalkan metode konvensional seperti baliho dan brosur cetak, beralih ke media sosial sebagai sarana utama memperkenalkan destinasi lokal. Langkah ini diambil untuk menjangkau audiens yang lebih luas, terutama generasi muda yang aktif di dunia digital.

Plt Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Ivan Ahmad, menjelaskan bahwa media sosial kini menjadi kanal paling efektif dalam menarik perhatian wisatawan. “Berdasarkan data dari BPS, sebagian besar wisatawan tahu tentang destinasi di Kukar lewat media sosial. Jadi kita fokuskan promosi ke sana,” ungkap Ivan.

Untuk mendukung strategi ini, Dispar Kukar menggandeng sejumlah influencer sebagai mitra kreatif. Para kreator digital tersebut diajak membuat konten yang menonjolkan keunikan dan daya tarik wisata di Kukar, lalu menyebarkannya melalui platform seperti Instagram, TikTok, YouTube, hingga Facebook. Konten mereka juga disinergikan dengan akun resmi Visiting Kutai Kartanegara.

Langkah kolaboratif ini telah dimulai sejak 2024 dan terus dilanjutkan tahun ini. Menurut Ivan, kemitraan dengan influencer bukan sekadar untuk promosi semata, melainkan juga untuk memberdayakan para kreator lokal agar menjadi duta digital daerah yang mampu menginspirasi masyarakat luas.

“Tahun ini kita masih proses, tapi biasanya kami bermitra dengan kreator seperti FaisalVFX dan Asrinda Basri,” jelasnya. Ivan menyebut, kedua kreator tersebut dikenal aktif membuat konten seputar budaya dan wisata Kukar yang menarik perhatian banyak warganet.

Dengan pendekatan digital ini, Dispar Kukar berharap promosi pariwisata menjadi lebih dinamis dan berkelanjutan. Strategi ini tidak hanya membantu meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga memperkuat citra Kukar sebagai daerah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Selain itu, kehadiran influencer lokal dinilai dapat memperkuat jejaring promosi berbasis komunitas. Mereka menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyampaikan pesan positif tentang potensi pariwisata daerah kepada khalayak yang lebih luas.

Ivan optimistis, strategi digital marketing ini akan menjadi kunci utama dalam mengangkat daya saing pariwisata Kukar di tingkat regional maupun nasional. “Kalau dikelola dengan baik, promosi digital bisa jauh lebih efektif daripada cara-cara lama,” pungkasnya.

Adv/DisparKukar

Related Post

Tinggalkan komentar