Kukar Buka Pendaftaran Duta Wisata 2025, Tekankan Kualitas dan Identitas Lokal

redaksi

Fajarnews.co, Kutai Kartanegara – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali membuka kesempatan bagi generasi muda untuk berperan aktif dalam promosi pariwisata daerah. Melalui ajang Pemilihan Duta Wisata 2025, anak-anak muda Kukar diharapkan dapat menjadi wajah baru yang mewakili potensi budaya dan destinasi wisata lokal. Ajang ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan kepedulian terhadap identitas daerah.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Ahmad, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut akan mulai membuka pendaftaran resmi pada Juni 2025. “Ada beberapa syarat utama yang harus dipenuhi. Mulai dari usia, domisili, wawasan pariwisata, sampai pengetahuan bahasa,” ujar Ivan, Rabu (23/4/2025). Ia menegaskan bahwa kriteria tahun ini tidak jauh berbeda dari sebelumnya, tetapi tetap menitikberatkan pada kualitas calon peserta.

Pihak penyelenggara telah menetapkan sejumlah ketentuan dasar bagi pendaftar. Peserta harus berusia antara 16 hingga 24 tahun, memiliki KTP Kukar atau surat domisili dari kecamatan setempat, serta memenuhi standar tinggi badan minimal 165 cm bagi pria dan 160 cm bagi wanita. Selain itu, calon peserta wajib belum menikah dan bebas dari penyalahgunaan narkoba sebagai bentuk komitmen moral dan tanggung jawab sosial.

Tidak hanya penampilan luar, kemampuan komunikasi dan kecerdasan menjadi penilaian utama dalam seleksi duta wisata tahun ini. Ivan menuturkan bahwa peserta harus menguasai bahasa Kutai, bahasa Indonesia, serta bahasa Inggris. “Kemampuan berbahasa juga menjadi penilaian penting,” ungkapnya. Dengan demikian, duta wisata yang terpilih diharapkan mampu berinteraksi dengan berbagai kalangan, baik lokal maupun mancanegara.

Selain penguasaan bahasa, pemahaman terhadap budaya dan potensi wisata Kukar menjadi aspek penting lainnya. Menurut Ivan, para peserta harus mengetahui keunggulan dan kekayaan daerah agar dapat menjadi promotor yang kredibel. “Peserta diharapkan menguasai budaya dan potensi wisata yang dimiliki Kukar,” tambahnya.

Tak hanya menonjolkan kecantikan atau ketampanan, inner beauty dan karakter peserta juga menjadi sorotan dalam proses penilaian. Kreativitas, sikap percaya diri, serta keterampilan komunikasi yang baik akan menentukan nilai akhir. Ivan menjelaskan, “Nanti akan ada sesi khusus untuk menunjukkan talenta mereka. Itu bagian dari penilaian penting.”

Setiap peserta wajib menampilkan bakat khusus dalam sesi unjuk kebolehan yang menjadi salah satu daya tarik utama acara. Baik itu menari, menyanyi, bela diri, atau bahkan memasak, seluruh keterampilan akan menjadi bagian dari proses seleksi. Ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi kompetisi semata, tetapi juga ruang pembentukan karakter generasi muda Kukar.

Melalui ajang Duta Wisata 2025, pemerintah ingin menumbuhkan generasi muda yang memiliki kecintaan terhadap daerah dan mampu mempromosikan Kukar dengan cara yang kreatif. Dinas Pariwisata Kukar berharap, kegiatan ini dapat menghasilkan sosok duta wisata yang bukan hanya berwawasan luas, tetapi juga mampu menjadi inspirasi dan representasi budaya daerah di tingkat lebih luas.

Adv/DisparKukar

Related Post

Tinggalkan komentar