Fajarnews.co,Samarinda – Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda, Kalimantan Timur, memanfaatkan bekas ruang tunggu penumpang di area dermaga menjadi sarana belajar sekaligus taman edukasi bagi anak-anak keluarga buruh bongkar muat dan pedagang pelabuhan.
Kapolsek KP Samarinda Kompol Yusuf mengatakan, inisiatif tersebut bertujuan menghadirkan ruang yang ramah anak di tengah kawasan pelabuhan yang identik dengan aktivitas padat dan hiruk-pikuk logistik.
“Melalui pendekatan belajar sambil bermain, kami ingin menanamkan nilai-nilai positif sejak dini agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, disiplin, dan berakhlak baik,” ujarnya di Samarinda, Selasa.
Ia menjelaskan, arena edukasi tersebut menjadi tempat aman bagi anak-anak pekerja pelabuhan untuk beraktivitas, sekaligus mengurangi risiko mereka berada di lingkungan kerja yang tidak sesuai untuk usia anak.
Selain menyediakan fasilitas bermain edukatif, anggota kepolisian juga berbaur langsung dengan anak-anak melalui berbagai kegiatan interaktif. Pendekatan ini, lanjut Yusuf, menjadi upaya menghilangkan kesan kaku aparat sekaligus membangun kedekatan emosional dengan masyarakat sekitar pelabuhan.
Pemanfaatan ruang tunggu penumpang menjadi taman edukasi itu diharapkan mampu menciptakan suasana yang lebih humanis di kawasan pelabuhan, serta mendukung tumbuh kembang anak-anak di lingkungan pekerja dermaga.
Sumber : antara



