Fajarnews.co, Badan Gizi Nasional (BGN) mengusulkan pencopotan Kepala SPPG Talang Angin setelah lebih dari 500 orang di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Sidoarjo, mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dilansir dari CNN Indonesia, Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN Ketut Sumedana mengatakan SPPG Talang Angin juga mendapat sanksi berat berupa penghentian sementara operasional selama 30 hari.
“Kami mengusulkan kepada kepala SPPG tersebut untuk dilakukan suatu pencopotan sekaligus melakukan pergantian,” kata Ketut, Rabu (2/9).
BGN bersama Dinas Kesehatan masih melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab keracunan. Sampel makanan juga menjadi bagian dari proses pemeriksaan.
Sementara itu, penanganan kesehatan para korban masih menjadi prioritas. Di RSUD RT Notopuro Sidoarjo, tercatat 380 pasien sempat mendapat penanganan. Sebanyak 353 orang telah diperbolehkan pulang, lima pasien masih menjalani perawatan, dan 22 lainnya berada dalam tahap observasi.
Sebagian pasien masih mengalami keluhan seperti diare dan sakit perut, namun kondisi mereka dilaporkan berangsur membaik. Lima pasien yang dirawat juga tidak membutuhkan perawatan di ICU.
BGN memastikan evaluasi terhadap SPPG dilakukan sebagai bagian dari upaya memperketat pengawasan pelaksanaan program MBG.



