Fajarnews.co, Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan besar di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tersebut ditandai dengan pergantian pimpinan lembaga sekaligus penguatan pengawasan internal terhadap berbagai temuan yang muncul selama pelaksanaan program.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan bahwa Dadan Hindayana tidak lagi menjabat sebagai Kepala BGN. Posisi tersebut kini dipercayakan kepada Nanik Sudaryati Deyang. Selain itu, dua Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya, juga diganti oleh Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.
Menurut pemerintah, keputusan ini diambil setelah Presiden melakukan pemantauan dan evaluasi kinerja BGN selama hampir satu setengah tahun. Evaluasi tersebut menemukan sejumlah aspek yang perlu diperbaiki, mulai dari pelaksanaan standar operasional prosedur, tata kelola organisasi, hingga pengawasan mutu makanan dalam program MBG.
Pemerintah menegaskan bahwa pergantian pimpinan bukan semata-mata bentuk koreksi, melainkan upaya memperkuat fondasi kelembagaan agar program strategis nasional di bidang gizi dapat berjalan lebih efektif dan akuntabel.
Selain restrukturisasi kepemimpinan, pemerintah juga tengah menjalankan audit internal terkait dugaan praktik jual beli titik dapur MBG dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Proses pemeriksaan tersebut masih berlangsung dan menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola program.
Meski terjadi perubahan di tingkat pimpinan, pemerintah memastikan seluruh layanan dan kegiatan MBG tetap berjalan normal. Presiden meminta jajaran baru BGN segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi dengan kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah guna menjaga kualitas pelaksanaan program di seluruh wilayah Indonesia.
Pemerintah menilai Program Makan Bergizi Gratis tetap menjadi salah satu instrumen penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, sekaligus berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan rantai pasok pangan nasional.



