Fajarnews.co, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa pengisian posisi Wakil Menteri Pertanian yang kosong setelah ditinggalkan Sudaryono sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan akan mengikuti keputusan apa pun yang nantinya ditetapkan oleh kepala negara.
Saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Amran mengatakan dirinya telah memiliki gambaran mengenai sosok yang dinilai layak mengisi jabatan tersebut. Meski demikian, ia memilih tidak mengungkapkan identitas calon karena keputusan akhir tetap menjadi hak prerogatif Presiden.
Menurut Amran, seluruh proses penunjukan pejabat di lingkungan kementerian dilakukan berdasarkan arahan Presiden. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menunggu keputusan resmi yang akan diumumkan pemerintah.
“Yang terpenting kita mengikuti keputusan Bapak Presiden. Mohon doanya agar yang dipilih adalah sosok terbaik,” ujar Amran.
Di sisi lain, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa hingga kini pemerintah belum membahas secara khusus mengenai pengisian kursi Wakil Menteri Pertanian. Ia menegaskan belum ada keputusan ataupun pembahasan resmi terkait nama pengganti Sudaryono.
Kursi Wakil Menteri Pertanian menjadi kosong setelah Sudaryono dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Pelantikan tersebut berlangsung pada Rabu (22/7) berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 78/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional.
Sudaryono menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri dari jabatan Kepala BGN dengan alasan kondisi kesehatan. Hingga saat ini, pemerintah masih menunggu keputusan Presiden terkait sosok yang akan mendampingi Menteri Pertanian dalam menjalankan program dan kebijakan di sektor pertanian.



