Dua Wisatawan Singapura Korban Erupsi Dukono Ditemukan Tim SAR, Operasi Resmi Ditutup

redaksi

Fajarnews.co,Halmahera Utara – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan dua wisatawan asal Singapura yang sebelumnya hilang akibat erupsi Gunung Dukono di Maluku Utara. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tertimbun material vulkanik di area sekitar gunung.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyatakan seluruh korban yang sebelumnya dilaporkan hilang kini telah ditemukan, sehingga operasi pencarian resmi dihentikan.

Menurut tim SAR, proses pencarian pada hari ketiga dilakukan lebih terarah setelah petugas sebelumnya menandai lokasi yang diduga menjadi titik tertimbunnya korban menggunakan koordinat GPS.

Kedua korban warga negara Singapura ditemukan di satu lokasi yang sama, sekitar belasan meter dari titik awal sinyal darurat terdeteksi. Kondisi medan yang dipenuhi pasir vulkanik dan batu besar membuat proses evakuasi berlangsung cukup sulit.

Petugas menyebut tubuh korban tertimpa material batu vulkanik besar akibat erupsi yang terjadi mendadak di kawasan pendakian.

Seluruh jenazah kemudian dievakuasi menuju pos penanganan darurat sebelum dibawa ke RSUD Tobelo untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Selain korban meninggal, sebanyak 15 pendaki lainnya berhasil ditemukan selamat, terdiri dari wisatawan asing dan warga Indonesia yang berada di kawasan Gunung Dukono saat erupsi terjadi.

BNPB kembali mengingatkan masyarakat dan wisatawan agar tidak memasuki zona rawan bencana gunung api aktif, terutama di tengah peningkatan aktivitas vulkanik.

Peristiwa ini juga menjadi perhatian bagi komunitas pendaki dan wisatawan alam di Kalimantan Timur agar selalu memantau informasi resmi status gunung sebelum melakukan aktivitas pendakian atau wisata ekstrem di luar daerah.

Related Post

Tinggalkan komentar