Data Spasial Jadi Kunci Penyaluran Bantuan dan Tarik Investor Pertanian Kukar

redaksi

Fajarnews.co,Kutai Kartanegara, Minggu (05/04/2026) – Penggunaan data berbasis spasial dinilai menjadi solusi untuk meningkatkan ketepatan program pertanian di Kutai Kartanegara, mulai dari perencanaan hingga penyaluran bantuan.

Plt Kepala Distanak Kukar, Moh Rifani, menegaskan bahwa data berbasis peta akan mempermudah proses verifikasi di lapangan, termasuk dalam menentukan kelayakan penerima bantuan seperti pupuk subsidi maupun alat dan mesin pertanian.

“Dengan data spasial, kita bisa langsung melihat lokasi dan luas lahan. Jadi bantuan bisa lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Selain itu, sistem ini juga memudahkan perencanaan pembangunan infrastruktur pertanian, seperti jaringan irigasi. Panjang saluran yang dibutuhkan dapat dihitung langsung melalui peta digital tanpa harus melakukan pengukuran manual secara berulang.

Saat ini, pemetaan masih difokuskan pada lahan padi sawah. Namun ke depan akan diperluas ke komoditas lain seperti hortikultura, termasuk bawang dan jagung. Data yang terkumpul juga akan terus diperbarui melalui verifikasi lapangan oleh para penyuluh.

Rifani menambahkan, sistem informasi berbasis peta ini nantinya juga akan membuka peluang investasi di sektor pertanian. Calon investor dapat dengan mudah melihat potensi lahan hanya melalui tampilan digital.

“Cukup dengan peta, semua informasi sudah bisa diakses. Ini akan mempermudah banyak pihak, termasuk investor,” pungkasnya.

Related Post

Tinggalkan komentar