Kopdes Merah Putih Kota Bangun Ulu Capai 70 Persen, Ditarget Rampung Maret 2026

redaksi

Fajarnews.co,Kutai Kartanegara – Pemerintah Desa Kota Bangun Ulu, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, merealisasikan pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai bagian dari program unggulan pemerintah pusat sesuai arahan Presiden RI, selain program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Desa Kota Bangun Ulu, Khairul Umam, mengatakan pembentukan koperasi telah dipersiapkan sejak tahun 2025, dimulai dari pembentukan kepengurusan pada pertengahan tahun hingga penyiapan legalitas dan rencana unit usaha yang akan dijalankan.

“Sesuai arahan pemerintah pusat, Kopdes Merah Putih ini merupakan program unggulan selain MBG. Untuk kepengurusan sendiri sudah kami bentuk sejak Juni–Juli 2025,” ujarnya, Selasa (20/01/2026).

Pembangunan fisik koperasi mulai berjalan pada akhir 2025 setelah dilakukan verifikasi lahan oleh pihak TNI melalui Babinsa. Lahan yang digunakan berada di kawasan Lapangan Pesawat, yang merupakan aset Pemerintah Provinsi dan dikelola oleh Dinas Perhubungan Provinsi.

“Lahan yang kami ajukan ukurannya 50×50 meter. Setelah diverifikasi oleh TNI, pembangunan langsung disetujui dan berjalan,” jelasnya.

Untuk jenis usaha, Kopdes Merah Putih Desa Kota Bangun Ulu tetap mengacu pada ketentuan pemerintah pusat dengan menjalankan enam unit usaha utama, mulai dari gerai sembako, simpan pinjam, hingga apotek desa. Desain bangunan koperasi juga disesuaikan untuk menampung keenam gerai tersebut.

Selain unit usaha wajib, pengurus koperasi juga mengusulkan pengembangan usaha jasa berupa guest house atau penginapan untuk menunjang sektor wisata dan aktivitas jasa di wilayah Kota Bangun.

“Selain enam gerai yang sudah ditetapkan, pengurus mengusulkan tambahan unit usaha jasa penginapan karena potensi wisata di Kota Bangun cukup berkembang,” katanya.

Terkait pendanaan, pembangunan gedung Kopdes Merah Putih sepenuhnya didukung oleh pemerintah pusat melalui TNI. Pemerintah desa hanya menyiapkan lahan, pembersihan area, dan pengurukan ringan.

“Untuk pembangunan gedung ini full dari pusat melalui TNI. Kami di desa hanya menyiapkan lahannya dan melakukan pembersihan,” ungkapnya.

Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 60 hingga 70 persen dan dinilai berjalan lebih cepat dibandingkan desa lain. Tidak ada kendala berarti dalam proses pembangunan, dan penyelesaian bangunan ditargetkan pada Maret 2026.

Ke depan, pemerintah desa menargetkan partisipasi masyarakat secara luas dengan harapan sekitar 50 persen dari total 6.000 jiwa penduduk Kota Bangun Ulu dapat menjadi anggota koperasi.

Selain Kopdes Merah Putih, di lokasi yang sama juga akan dikembangkan BUMDes sektor ketahanan pangan melalui peternakan ayam petelur yang terintegrasi dengan koperasi, sehingga unit usaha saling mendukung dalam satu kawasan.

“Harapan kami koperasi ini benar-benar berjalan dan bisa menjadi percontohan bagi desa-desa lain, karena tidak semua desa mendapat kesempatan di tahap pertama,” pungkasnya.

Related Post

Tinggalkan komentar