Fajarnews.co,Kutai Kartanegara – Kondisi Taman Kota Raja belakangan ini terlihat kian sepi, terutama pada akhir pekan dan malam hari. Sejumlah warga menilai kondisi tersebut dipengaruhi oleh minimnya perawatan, termasuk banyaknya lampu penerangan yang tidak berfungsi.
Pantauan di lapangan menunjukkan beberapa titik lampu taman dalam keadaan padam, sehingga membuat suasana taman terlihat gelap saat malam hari. Kondisi ini dinilai mengurangi kenyamanan sekaligus daya tarik taman sebagai ruang publik.
Salah satu pengunjung, Agung, warga Tenggarong, mengaku cukup sering berkunjung ke Taman Kota Raja. Namun menurutnya, suasana taman saat ini sudah berbeda dibanding beberapa tahun lalu.
“Kalau dulu sebelum ada Taman Tanjung, Taman Kota Raja ini ramai sekali, sering ada event-event. Sekarang sudah jarang, jadi memang tidak seramai dulu,” ujarnya, Minggu (18/01/2025).
Meski demikian, ia menilai Taman Kota Raja masih memiliki kelebihan sebagai tempat bersantai. “Kalau untuk suasana santai, menurut saya malah lebih enak di sini,” katanya.
Agung juga menyoroti kondisi fasilitas taman, khususnya penerangan. Ia berharap dinas terkait dapat lebih memberi perhatian terhadap perawatan lampu taman yang banyak tidak berfungsi. “Sekarang gelap, banyak lampu yang mati dan kurang terawat. Harapannya bisa kembali terang seperti dulu,” ucapnya.
Meski kondisi taman dinilai belum optimal, Agung menyebut Taman Kota Raja masih layak dan nyaman untuk dikunjungi. Ia hanya berharap ada penambahan fasilitas pendukung. “Masih layak dan masih nyaman. Kalau bisa ditambah tempat duduk yang lebih enak seperti di area monumen,” tambahnya.
Lebih jauh, Agung berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap pengelolaan ruang terbuka dan tempat wisata di Kutai Kartanegara. “Mungkin pemerintah bisa lebih perhatian lagi, karena sekarang banyak taman-taman baru juga dibuka. Semua perlu dirawat supaya masyarakat bisa nyaman,” pungkasnya.
Masyarakat berharap, dengan perbaikan penerangan dan peningkatan perawatan, Taman Kota Raja dapat kembali ramai dan berfungsi optimal sebagai ruang publik serta tempat rekreasi warga.



