Kutai Kartanegara – Kepolisian Resor Kutai Kartanegara (Polres Kukar) menyampaikan rilis akhir tahun 2025 terkait capaian kinerja dan situasi keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya. Sepanjang tahun 2025, kondisi kamtibmas di Kukar dinilai relatif kondusif dengan sejumlah indikator kriminalitas menunjukkan tren penurunan.
Kapolres Kutai Kartanegara, AKBP Khairul Basyar, mengatakan jumlah laporan tindak pidana atau crime total pada 2025 tercatat sebanyak 656 kasus. Angka tersebut menurun 42 kasus atau sekitar 6 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 698 kasus.
“Secara umum, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Kutai Kartanegara sepanjang tahun 2025 relatif kondusif. Beberapa jenis gangguan kamtibmas berhasil kami tekan melalui langkah preventif dan penegakan hukum,” ujar AKBP Khairul Basyar saat rilis akhir tahun, Rabu (31/12/2025).
Di bidang pemberantasan narkotika, Polres Kukar mencatat pengungkapan 211 kasus sepanjang 2025, turun dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, jumlah barang bukti yang berhasil diamankan justru mengalami peningkatan signifikan.
“Walaupun jumlah kasus narkoba menurun, namun pengungkapan barang bukti meningkat. Ini menunjukkan keseriusan kami dalam memutus mata rantai peredaran narkotika di Kukar,” jelasnya.
Sementara itu, kinerja di sektor lalu lintas juga menunjukkan hasil positif. Jumlah kecelakaan lalu lintas tercatat sebanyak 93 kasus, turun enam kasus dibandingkan 2024. Korban meninggal dunia akibat kecelakaan juga berhasil ditekan dari 16 orang menjadi 9 orang, dengan penurunan kerugian materiil yang cukup signifikan.
“Penurunan angka kecelakaan dan korban meninggal dunia menjadi perhatian utama kami. Upaya ini dilakukan melalui penegakan hukum, edukasi, serta operasi kepolisian secara rutin,” katanya.
Dari sisi pembinaan internal, Polres Kukar saat ini memiliki 819 personel dari kebutuhan ideal sebanyak 1.489 personel. Meski jumlah personel masih terbatas, pembinaan disiplin dan profesionalisme anggota terus ditingkatkan.
AKBP Khairul Basyar menyebut, sepanjang 2025 pemberian penghargaan kepada personel meningkat menjadi 57 reward, sementara jumlah pelanggaran disiplin dan kode etik menurun dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kami berkomitmen membangun sumber daya manusia Polri yang profesional dan berintegritas. Reward and punishment tetap kami terapkan secara konsisten,” tegasnya.
Selain penegakan hukum, Polres Kukar juga menjalankan berbagai inovasi pelayanan publik dan kegiatan sosial, seperti Warung Berkah, Gerai Kesehatan, Jumat Bersih, Jumat Berkah, hingga layanan digital kepolisian serta penerbitan SIM bagi penyandang disabilitas.
“Inovasi dan pendekatan humanis akan terus kami kembangkan agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.



